Prancis akhirnya memastikan diri menjadi juara UEFA Nations League kedua usai mengalahkan Spanyol. Prancis kembali ketinggalan duluan sebelum akhirnya meng-comeback jadi 2-1.

Kompetisi bikinan UEFA Nations League ini memang penting enggak penting. Kalau enggak ada kompetisi ini, juga tidak apa-apa. Sebagian malah menjadikan kompetisi ini sebagai ajang cari pengalaman pemain-pemain muda, meski sebagian ada yang serius juga.

Dibalik Prancis menjuarai trofi bikinan UEFA ini, ternyata ada sosok yang sudah jelas sekali memiliki mental juara. Orang itu adalah Didier Deschamps.

Deschamps menjadi pelatih yang sukses membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 lalu. Jadi status juara dunia saat ini masih dipegang Prancis. Bukan cuma itu saja, waktu semasa jadi pemain dia juga membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Artinya, Deschamps memiliki andil besar dalam empat dari lima trofi yang diraih “Les Bleus“. Benar-benar mental juara banget.

Deschamps juga nyaris membawa Prancis menjuarai Piala Eropa 2016 kemarin. Cuma sayang, mereka kalah menyesakkan dari Portugal. Kalau itu juara, lengkap sudah trofi Deschamps sebagai pelatih maupun pemain.

Saat menjuarai UEFA Nations League ini, Prancis juga memiliki mental juara mantap sekali. Waktu di semifinal, mereka kalah duluan 0-2 dari Belgia dan mampu kambek jadi 3-2.

Di final, mereka juga ketinggalan duluan dari gol Mikel Oyarzabal. Oyarzabal terlepas dari pengawalan Dayot Upamecano, meski sempoyongan, dia tetap bisa menendang bola ke gawang yang cuma dilihati saja oleh Hugo Lloris.

Namun, hanya berselang semenitan saja, Karim Benzema mengeluarkan tajinya. Meski sudah berumur, tapi makin matang dan berkharisma. Tendangan cantiknya sukses bersarang di gawang Spanyol.

Pada menit ke-80, akhirnya Prancis resmi meng-kambek Spanyol meski golnya rada kontroversial. Entah apakah itu offside atau enggak, yang jelas Kylian Mbappe sukses membobol gawang Spanyol yang dikawal seorang kiper.

Prancis pun menang dan menjuarainya. Deschamps pun gembira.

SHARE
Previous articlePrancis ke Final dengan Comeback Pakai Drama
Next articleBek Termahal Cosplay Jadi Medioker, MU Disikat Leicester
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here