Beberapa waktu yang lalu, Arsenal diomongin sama sang mantan, Unai Emery, yang menyebut sejumlah pemain memiliki sikap yang buruk. Hal ini ditanggapi legenda Arsenal, Paul Merson, yang sepakat atas komentar Emery.

Entah kenapa sudah putus hampir dua bulan, Emery ini masih saja suka ngomongin sang mantan, yang jelek-jelek pula. Memang sih belakangan performanya memang kocik Arsenal ini, tapi hal tersebut juga tak terlepas dari peran Emery di klub.

Sakit hati sekali nampaknya kembaran Loki ini gara-gara putusnya tidak baik-baik. Baru-baru ini ia menyampaikan kepada media bahwa beberapa pemain Arsenal memiliki sikap yang buruk.

Hal tersebut dinilai Emery menjadi penyebab menurunnya performa Arsenal. Hingga saat ini Arsenal juga belum mampu menunjukan penampilan yang konsisten.

Walau belum kalah di tahun 2020 ini, tapi Arsenal kerjanya bagi-bagi poin ke lawan terus. Penerapan sila kelima sekali.

Bahkan total mereka telah meraih 13 hasil imbang di musim ini dan baru mendapatkan enam kemenangan. Alhasil posisi Arsenal makin terbenam di peringkat ke-10 daftar klasemen Premier League.

Pandangan Emery ternyata diyakini sama oleh Paul Merson. Pemain yang membela Arsenal pada periode 1985-1997, menyebut para pemain Arsenal saat ini pada selam alias malas berlari ketika tak menguasai bola.

“Saya percaya dengan yang dikatakan Unai Emery soal tim, sebab mereka tak seharusnya ada di posisi saat ini dengan kualitas pemain yang dipunya. Dan hasil-hasil yang mereka petik, mereka tak melakukan hal-hal yang benar, tanpa keraguan lagi,” ungkap Merson dilansir Detik.

Problem work rate ini dinilainya membuat Arsenal tak beranjak ke mana-mana, malah cenderung mengalami penurunan.

Tipikal generasi pemain zaman sekarang mungkin. Pada selam-selam dan lebih suka memasang mode horisontal body battery-saving dibanding lari-lari mengejar bola.

“Ini semua soal kerja keras. Tanya penggemar sepakbola manapun, apa yang mereka inginkan. Mereka cuma ingin para pemain masuk lapangan dan bekerja habis-habisan.”

“Saya pernah menghadapi salah satu tim terbaik sepanjang masa, AC Milan. Baresi, Maldini, semua sosok itu. Anda tak akan percaya betapa kerasnya mereka bekerja. Mereka para pemain kelas dunia, tapi bekerja lebih keras,” imbuh pria yang mengantarkan Arsenal dua kali juara Liga Inggris ini.

Main photo: @analysis_all

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here