Liverpool tampak perkasa dan berjaya saat bertamu ke markas Porto tadi malam. Tidak main-main, tuan rumah dipaksa malu di rumah sendiri. Liverpool menghajar Porto dengan skor telak, 5-1.

Dalam jalannya babak pertama, “The Reds” sudah unggul dua gol. Pertama lewat gol Mohamed Salah yang mampu mencuri bola dari Zaidu Sanusi. Bola tepisan Agustin Marchesin bukannya dibuang, malah buat mainan. Sanusi ini bukan orang Sukabumi, tapi orang Nigeria yang bolanya enak banget dicolong Salah.

Menjelang akhir babak pertama, umpan silang deras James Milner lewat begitu saja di depan mata dan depan badan Marchesin. Tidak ada langkah pencegahan maupun antisipasi. Akibatnya bola dicolek sedikit saja oleh Sadio Mane untuk masuk ke gawang.

Tak puas sampai di situ. Salah lalu membobol gawang Porto untuk kedua kalinya, atau ketiga kalinya bagi Liverpool. Bola operan Curtis Jones menemukan Salah yang berdiri tanpa pengawalan Patwal.

Porto sempat memperkecil ketinggalan lewat sundulan sambil nyusruk dari Mehdi Taremi. Namun, gol itu cuma formalitas saja. Soalnya Liverpool langsung membalasnya dua kali.

Kesalahan koordinasi antara bek Porto dengan kipernya sendiri, bikin mereka kebobolan lagi. Marchesin ini sok-sokan jadi Manuel Neuer, mentang-mentang huruf depannya sama-sama M. Bola dikecoh Roberto Firmino untuk diceploskan pelan ke gawangnya.

Marchesin sudah capek-capek mengejar bola supaya tidak masuk ke gawang. Namun percuma, sudah kelewat garis. Ini namanya bukan Marchesin, tapi malesin.

Liverpool menutup pesta gol mereka lewat Firmino lagi. Dia lolos dari jebakan offside dalam situasi free kick, dan sukses ditendang santai ke gawang Marchesin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here