Zaman makin canggih, maka teknologi juga semakin janggih. Video wanita joget-joget saja bisa disaksikan langsung di kamar mandi melalui layar handphone lewat aplikasi Bigo dan semacamnya. Sepak bola pun begitu adanya. Olahraga terpopuler sejagad ini juga tidak luput dari kecanggihan zaman.

Tidak hanya dalam kecanggihan teknologi seperti VAR yang sedang ngetren di liga-liga Eropa sana dan membantu kerja wasit dengan melihat video replay. Entah apakah video-video keluaran Brazzers atau Bangbros juga dapat disaksikan melalui sistem tersebut.

Pada sepa kbola juga terdapat teknologi dalam bidang kesehatan yang akan menunjang performa para pemain di lapangan maupun di luar lapangan.

Benda terebut bernama Kinesio Taping atau juga memiliki sebutan yang lebih ribet, yaitu Elastic Therapeutic Taping (ETT). Dalam bahasa kampung sekitar lebih mudah lagi penyebutannya yaitu plester Kinesio. Jelas jauh lebih canggih dari plester Hansaplast yang cuma bisa tutup luka koreng. 

Bagi yang belum tahu bentuknya seperti apa, kurang lebih seperti yang ditunjukan Balotelli kala mencetak gol melawan Jerman pada Piala Euro 2012. Sejak itu, mulai timbul pertanyaan dari penggemar bola apa yang sebenarnya melekat di bodi Balotelli dan pemain-pemain bola lainnya.

Itulah yang dinamakan plester Kinesio. Sebetulnya, plester ini sudah banyak dipakai pemain bola jauh sebelum itu. Cuma mungkin warnanya belum beraneka macam. Sekarang warnanya bermacam-macam, ada yang biru muda, oranye, hijau stabilo, tapi belum pernah ditemukan warna polkadot Dalmatian.

Secara umum tujuan dari plester Kinesio tersebut adalah memaksimalkan kinerja otot dan mencegah cedera. Dr. Kenzo Kase adalah orang yang pertama menemukan plester Kinesio. Entah dia menemukannya di pinggir jalan sedang meminta-minta atau ditemukan saat membeli Chiki berhadiah.

Kase yang jika dilihat dari namanya, sepertinya bisa menonton film Jepang tanpa menggunakan subtitle, menemukan plester tersebut sekitar tahun 70-an.

Pada awal kemunculannya, plester ini digunakan sebagai terapi akupuntur. Namun seiring dengan perkembangan zaman, plester ini mulai banyak dipakai di berbagai olahraga dan tak hanya di sepak bola saja.

Mulai dari atlet basket, tenis lapangan, sampai bulu tangkis juga sering menggunakan plester ajaib ini. Entahlah jika dalam olahraga catur apakah digunakan juga. Siapa tahu berguna jika ada yang keram otak.

Plester ini dibuat dari bahan tertentu yang sangat elastis dan menempel sangat lengket melebihi pasangan ABG yang baru jadian. Tugas utama dari plester Kinesio adalah menciptakan elastisitas yang lebih kuat bagi kekejangan otot. Tidak ada lagi tugas lain baginya seperti menyapu halaman, mencuci piring, dan mengerjakan PR.

Beberapa penelitian telah mengatakan bahwa dengan menggunakan plester ini, akan memperkecil peluang terjadinya cedera karena kelelahan dan kejang pada otot.

Fisiologi olahraga ternama seperti Dr. Stewart Bruce-Low juga menambahkan bahwa penggunaan plester ini akan menambah kekuatan dengan cara memperkecil energi yang terbuang saat melakukan gerakan. Sementara itu Dr. Bernard Mahfoudz yang anti-vaksin belum memberikan pernyataan terkait kegunaan plester Kinesio.

Selain banyak manfaatnya jika digunakan pada bidang olahraga, plester Kinesio ini juga mempunyai banyak fungsi lain yang tidak kalah pentingnya.

Salah satunya adalah plester ini dapat digunakan untuk menempel poster pada dinding kamar. Bisa juga untuk plester paralon air yang yang bocor.

Terakhir dan yang lumayan penting, plester Kinesio ini bisa digunakan untuk plester mulut teman kalian yang suka bicara jorok seperti comberan, lumpur, dan sampah berserakan.

Main photo: http://stefano-vda.blogspot.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here