Harry Maguire akhirnya buka suara setelah dirinya terlibat insiden dengan pihak berwenang di Yuniani. Pada plesiran yang berakhir dengan ketubiran tersebut, Maguire mengungkap kisah sebenarnya dari sudut pandang dirinya.

Manchester United memang sudah mengakhiri perjuangan musim ini setelah terakhir kena tekel Sevilla di Europa League.

Alhasil para pemain menikmati sedikit waktu sebelum musim baru dimulai dengan plesiran ke negara lain, termasuk Maguire yang pergi ke Yunani.

Tapi sial nasib bek dengan harga Pertamax Dex tersebut. Ia justru terlibat keributan dengan pengunjung lain di sebuah kafe.

Beberapa polisi berseragam sipil yang datang justru membuat suasana makin runyam Bahkan Maguire dan rekan-rekannya disebut sempat memberikan bogem mentah tanpa ditunggu matang dulu kepada polisi yang akan melerai.

Akhirnya Maguire beserta temannya harus mendekam di balik jeruji tahanan selama kurang lebih dua hari, sebelum dibebaskan dengan jaminan. Pada proses banding, Maguire dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari ancaman hukuman 21 bulan penjara.

Hal ini sendiri ternyata merupakan kesalah pahaman menurut Maguire yang ia pikir akan diculik saat itu. Panik sekali dia habisnya. Dipikir orde baru mungkin.

“Awalnya saya berpikir kami akan diculik. Kami disuruh berlutut dan mengangkat tangan,” ujar Maguire, dikutip dari Detik.

“Mereka mulai memukul kami, mereka menendang kaki kami dan bilang ‘Selesai sudah kariermu. Tidak ada lagi sepakbola. Anda tidak akan bermain lagi,” sambungnya.

“Saya sempat berpikir bahwa mereka bukan polisi. Saya tidak tahu siapa mereka, jadi saya mencoba kabur saja. Saya benar-benar panik, ketakutan, khawatir nyawa terancam – semua campur aduk.”

Insiden membuat ban kapten Maguire di MU serta statusnya sebagai bek timnas Inggris terancam dicopot. Walau demikian, Maguire nampaknya ikut anti maaf maaf club. Ia menilai bahwa dirinya tidak bersalah karena bertindak untuk melindungi dirinya saat itu.

“Saya tidak berutang maaf kepada siapapun. Permintaan maaf itu jika Anda melakukan kesalahan,”.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here