Performa apik yang Krzysztof Piatek tunjukan sepanjang musim lalu, belum terlihat setelah dua pekan Serie A berjalan. Hal ini dianggap karena kutukan yang diterima Piatek setelah mengenakan nomor punggung baru di AC Milan.

Nama Piatek cukup mencuri perhatian di Serie A musim lalu. Piatek naik daun macam ulat teh Pucuk setelah menjadi salah satu bomber yang paling rajin mencetak gol.

Pada musim pertamanya di Italia, Piatek mampu mencetak 19 gol dari 21 penampilan bersama Genoa selama separuh musim.

Performa tersebut membuatnya langsung dipinang oleh AC Milan di bursa transfer musim dingin. Bersama dengan Milan, Piatek ternyata masih gacor. Ia membuat 11 gol dari 21 laga di semua kompetisi.

Pada musim 2019/2020 ini akhirnya Piatek mendapatkan nomor punggung baru yang sudah striker banget yaitu nomor sembilan. Sebelumnya nomor ini digunakan Gonzalo Higuain ketika menjalani separuh musim pertamanya di kota mode.

Tapi nomor tersebut tak bertuan setelah Higuain dipinjamkan ke Chelsea dan akhirnya kembali ke Juventus pada musim ini.

Mendapat nomor punggung sembilan jelas sudah merupakan beban tersendiri. Terlebih lagi nomor punggung tersebut di AC Milan.

Untuk diketahui, nomor ini merupakan salah satu nomor keramat setelah ditinggalkan oleh striker legendaris yang sudah pakai fitur anti-offiside, Filippo Inzaghi.

https://twitter.com/jeffoo_22/status/1095042001521778688

Setelah Pippo meninggalkan nomor tersebut di tahun 2012, semua pemain yang memakainya selalu gagal bersinar. Macam ada kutukannya saja nomor tersebut.

Total delapan pemain yang mengenakan nomor tersebut setelah Pippo, termasuk Alexandre Pato, Mattia Destro, Fernando Torres and Gonzalo Higuain. Tapi hanya 25 gol yang mampu dihasilkan kedelapan pemain tersebut.

Apakah ini adalah kutukan setan? Seperti diketahui julukan Milan salah satunya adalah “Il Diavolo Rossi” yang juga berarti “Setan Merah”. Kalau sampai benar, sepertinya nomor tersebut harus diruwat.

Piatek yang musim lalu tampil ganas, tentu cukup percaya diri mengenakannya. Tapi hingga dua laga perdana Serie A, Piatek terbukti belum mampu selebrasi boom-boom-boom yang jadi ciri khasnya di pinggir lapangan.

Meski disarankan untuk meninggalkan nomor tersebut, Piatek percaya bahwa dirinya mampu tampil bagus dengan nomor punggung sembilan.

“Pelatih mengatakannya kepada saya sebagai lelucon, tetapi ada orang yang menganggap ini serius. Di ruang ganti, setelah pertandingan dengan Brescia, ketika bola hampir melewati batas, rekan tim saya mengatakan kepada saya nomor 9 yang harus disalahkan, tetapi saya selalu ingin bermain dengan kaus itu,” ujarnya dikutip dari Liputan6.

Piatek sendiri mengakui bahwa dirinya cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan taktik pelatih baru, Marco Giampaolo.

“Saya secara fisik memang tidak dalam kondisi yang baik setelah pelatihan pra-musim dan tidak mudah untuk mempelajari sistem taktis Giampaolo, sehingga bisa memakan waktu,” kata penyerang asal Polandia.

https://twitter.com/ScoutedFtbl/status/1145690968219443202

Main photo: @xACMaldini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here