AC Milan gagal memanfaatkan keunggulan saat bertandang ke markas Torino di Stadio Olimpico di Torino. Sempat unggul 1-0, “Rossoneri” malah kena kombek dari tuan rumah pada laga yang berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenanganTorino.

Pada laga ini striker gacoan mereka yaitu Krzysztof Piatek akhirnya kembali mencetak lagi. Sebelumnya Piatek disebut kena kutukan akibat mengenakan nomor baru yang striker banget yaitu sembilan.

Seperti diketahui bahwa nomor punggung di Milan menjadi sangat keramat setelah ditinggalkan oleh striker yang pakai fitur anti-offside, Filippo Inzaghi.

Sejak tak lagi digunakan Inzaghi, total ada delapan pemain yang mengenakan nomor tersebut termasuk Alexandre Pato, Mattia Destro, Fernando Torres and Gonzalo Higuain. Tapi tidak ada yang segacor Inzaghi.

Piatek yang selama musim lalu cukup banyak melakukan “boom boom boom boom” alias selebrasi andalannya setelah mencetak gol, dipercaya untuk mengenakan nomor tersebut.

Tapi ternyata setelah empat pertandingan, Piatek hanya mampu satu kali mencetak gol ke gawang lawan.

https://twitter.com/Steviee333Henry/status/1177321886809755649

Beruntun pada laga tadi malam, Piatek kembali mencetak gol. Sudah mulai terlihat tanda-tanda bakal gacor kembali dia walau mencetak gol melalui tendangan penalti.

Pada menit ke-18, pelanggaran Lorenzo De Silvestri kepada Rafael Leao berujung penalti. Piatek yang mengambil eksekusi sukses menjalankan tugasnya walau bola sempat ditebak kiper Torino. Sayang walau berhasil menebak, kiper Torino tidak dapat hadiah.

Andrea Belotti menjadi mimpi buruk Milan setelah mencetak dua gol Torino sekaligus memastikan kombek tim tuan rumah.

Setelah menyamakan kedudukan di menit ke-72, Belotti kembali mencetak gol empat menit berselang.

Tendangan Simone Zaza yang ditepis Gianluigi Donnarumma, berhasil dikonversi Belotti dengan sebuah tendangan akrobatik di muka gawang. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

“Ini mengecewakan karena tim bekerja keras dan mengerahkan seluruh upaya. Jadi ketika hasilnya tak muncul, mengecewakan. Mereka sudah mencoba bekerja sebagai sebuah tim dan mengikuti rencana ketimbang bekerja secara individu,” ujar Marco Giampaolo dikutip dari Detik.

Main photo: soccer.nbcsports.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here