Baru dua pertandingan Premier League, Manchester United sudah terkena musibah. Melawan tim semenjana Brighton & Hove Albion, “Setan Merah” menyerah dengan skor 2-3. Beda cerita memang MU di bawah asuhan Jose Mourinho ini. Banyak sekali kejutannya.

Sebenarnya ada juga tim asal London yang menderita kekalahan di dua laga awalnya. Namun wajar, karena lawannya pun merupakan tim papan atas yang inisialnya CFC dan MC. Sedangkan MU hanya melawan tim promosi tahun lalu, kebobolan tiga gol pula di babak pertama.

MU sebenarnya tampil mendominasi. Penguasaan bola saja mencapai 67 persen dengan percobaan tembakan sebanyak sembilan kali. Meski hanya tiga yang tepat sasaran. Sisanya hanya berupa angan-angan.

Meski begitu, barisan pertahanan MU bermain luar biasa pada pertandingan ini. Luar biasa payahnya. Kelengahan Eric Bailly dan Victor Lindelof dalam mengawal para pemain Brighton, membuat mereka leluasa bergerak dalam kotak penalti.

Bahkan Bailly memberikan kontribusi kepada Brighton dengan menyumbang satu pelanggaran yang berujung penalti. Pertahanan yang begitu rapuh seperti judul lagu Padi membuat mereka harus menelan kekalahan. Betapa hancur dan harunya hidupmu…

Lini depan MU juga tidak kalah rajinnya pada laga itu. Rajin buang-buang peluang. Boros sekali kerjaannya menghambur-hamburkan peluang. Berasa tajir.

Banyaknya kesalahan yang dibuat para pemainnya disadari betul oleh Mourinho. Hal tersebut dinilainya menjadi penyebab kekalahan MU di laga itu.

“Kami membuat banyak kesalahan. Kami dihukum karena kesalahan. Terkadang anda membuat kesalahan dan tidak menderita, tapi kami menderita dari tiap kesalahan yang kami buat. Gol ketiga cukup sulit diterima. Akumulasi kesalahan yang berbuah kebobolan memberi Brighton kesenangan dan kepercayaan diri,” jelas Mourinho dikutip dari Detik.

Rekor MU ketika bertandang ke markas Brighton memang buruk. Dari tiga lawatan terakhirnya, MU selalu menelan kekalahan dari tim yang berlambang burung camar terbang melayang seperti lirik Vina Panduinata.

Pada pertandingan yang digelar di Amex Stadium itu, “The Red Devils” tampil dengan susunan skuat (hampir) terbaiknya. Romelo Lukaku menjadi ujung tombak yang diapit Juan Mata dan Anthony Martial. Lukaku pun langsung mendapat peluang berbahaya di menit ke-10.

Berdiri bebas di depan kotak penalti, tendangan mendatar Lukaku meluncur tepat sasaran. Andai sasarannya gawang tidak apa-apa, namun Lukaku sepertinya ada dendam dengan papan sponsor yang justru digeboknya.

Brighton justru memimpin di menit ke-24 melalui Glenn Muray. Umpan mendatar Solly March dari sisi kiri berhasil disontek cantik Muray yang nama panjangnya bukan Muray Batu mirip burung kicau. Kelengahan Lindelof dalam menjaga Muray membuatnya dengan mudah mencetak gol pertama Brighton.

Selang tiga menit kemudian MU kembali kebobolan. Kali ini giliran Shane Duffy yang mencetak gol. Kembali melalui kelengahan bek MU yang menjaga pemain Brighton di kotak penalti, Duffy dengan mudah menyepak bola ke ujung gawang yang dijaga David De Gea, yang diam saja bak tukang jaga counter pulsa.

Tertinggal dua gol membuat MU makin serius bermain dan akhirnya mencetak gol balasan di menit ke-34. Bola asal-asalan hasil tendangan Luke Shaw, dipoles sedikit oleh ubun-ubun sebelah kanan Lukaku yang akhirnya bersarang di gawang Brighton.

Pada akhir babak pertama Brighton semakin jauh unggul menjadi 3-1 berkat gol melalui titik putih. Tekel Bailly terhadap Pascal Gross membuat wasit memberikan hadiah penalti. Bola tendangan penalti Gross sebenarnya sempat ditekel oleh De Gea.

Namun bola tidak seperti Neymar yang ketika dilanggar akan terjatuh dan berguling-guling. Bola tetap melanjutkan aksinya ke gawang yang membuat pertandingan babak pertama berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan Brighton.

MU hanya bisa memperkecil kedudukan di ujung laga. Itu juga gol kasihan karena melalui titik penalti. Berawal dari pelanggaran yang dibuat Duffy kepada ‘Lord’ Marouane Fellaini, wasit memberikan hadiah penalti. Paul Pogba yang mengambil eksekusi tak menyia-nyiakan kesempatan.

Namun waktu yang tersisa kurang lebih hanya 30 detik tak bisa dimanfaatkan MU untuk mencetak dua gol tambahan. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Brighton 3-2 atas tamunya.

Main photo: manutd.com

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here