Polandia akhirnya memetik kemenangan pada laga terakhir mereka di Piala Dunia 2018. Sudah pasti tersingkir setelah fase grup, setidaknya Polandia bisa bikin suporter mereka yang datang ke Rusia sempat gembira walau cuma satu pertandingan.

Berhadapan dengan Jepang yang masih mempunyai kesempatan lolos, Robert Lewandowski dan teman sepermainannya berhasil menang tipis 1-0. Bagi Jepang, kemenangan sebenarnya harga mati bagi mereka jika masih ingin melanjutkan perjalanan di Piala Dunia.

Namun entah dapat keberuntungan dari mana, meski kalah “Samurai Blue” tetap lolos ke babak selanjutnya. Hasil tersebut tidak terlepas dari pertandingan lain di mana Senegal kalah oleh Kolombia.

Kekalahan wakil Afrika tersebut membuat mereka memiliki poin yang sama dengan Jepang. Selisih gol yang sama. Bahkan produktivitas gol dan head to head yang imbang. Sayangnya cuma tersisa satu tiket saja, jadi cuma satu yang diambil buat ke babak berikutnya.

Peraturan FIFA menyebutkan bahwa aturan tim yang lolos akan ditentukan secara berurutan dari poin, selisih gol, produktivitas gol sama, dan head to head. Jika keempatnya sama maka akan dihitung poin fair play kedua tim.

Beruntung bagi Jepang yang hanya menerima empat kartu kuning sepanjang tiga kali pertandingan. Sementara Senegal yang mengoleksi enam kartu kuning, terpaksa tereliminasi dari Rusia. Sayangnya tidak ada wild card ataupun golden ticket macam Indonesia Idol yang membuat Senegal bisa ikut kembali.

Perkara kartu saja bisa membuat tim tersingkir di Piala Dunia. Padahal kartunya tidak digunakan untuk berjudi. Andai saja yang lolos tidak ditentukan lewat penghitungan kartu kuning melainkan lewat permainan Kuda Tomplok. Mungkin Senegal yang akan lolos kalau begitu.

Pada klasemen akhir, negara asal desa Konoha itu menjadi runner-up Grup H dengan empat poin, tertinggal dua dari Kolombia di puncak klasemen. Jepang sendiri meski lolos dari mulut harimau, sepertinya akan kembali masuk mulut naga tanpa bonar. Pasalnya di babak 16 besar, mereka akan menghadapi salah satu raksasa Eropa yaitu Belgia.

Bertanding di Volgograd Arnea, Polandia yang dipastikan mudik duluan, justru bermain tanpa beban. Namun Jepang yang butuh kemenangan bermain menekan dengan pressing ketat.

Peluang pertama didapatkan Shinji Okazaki di menit ke-12. Sayang sundulannya di dalam kotak penalti malah nyangsang tidak jelas arah macam layangan telap. Hampir dalam 20 menit pertama, Lukasz Fabianski dipaksa berjibaku menangkap bola dengan tangannya. Kalau ditangkap pakai kaki susah soalnya.

Gawang Jepang mendapat ancaman serius di menit ke-33. Sundulan kami Grosicki ke arah tiang jauh, susah payah ditepis Eiji Kawashima. Sekilas bola terlihat sudah masuk ke dalam gawang.

Beruntung ada goal line technology yaitu suatu teknologi yang berfungsi bukan untuk memanjangkan badan seperti Jaco Therapy Bed yang iklannya sering tayang dini hari.

Tempo pertandingan pada babak kedua berjalan lebih lambat. Meski begitu tidak selambat binatang milik Patrick Star yaitu Rocky pada balapan siput.

Jepang justru kecolongan di menit  ke-59. Jan Bednarek membuat Jepang harap-harap cemas untuk lolos ke 16 besar setelah menyambar tendangan bebas Kurzawa.  Seketika muka para pemain Jepang jadi kencang dan serius macam sedang ikut debat ILC. Beragam serangan kemudian dilakukan Jepang demi meraih satu poin.

Pada 10 menit akhir pertandingan, Jepang yang sepertinya sudah tahu bakal lolos, malah mengulur waktu dengan memainkan bola-bola pendek demi mempertahankan skor.

Nekat sekali memang gayanya macam sedang unggul 32-0. Andai di laga lain Senegal mampu bikin gol pada menit akhir, maka tewaslah mereka. Namun Jepang memang beruntung karena skor tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Kolombia.

Lolosnya Jepang dari lubang jarum, diakui pelatih Akira Nishino bahwa timnya beruntung. “Ini benar-benar hasil yang di luar dugaan. Awalnya saya menyuruh para pemain untuk main secara maksimal dan tak menggantungkan nasib dengan hasil pertandingan lain. Tapi hasilnya justru berbeda dari yang kami rencanakan,” kata Nishino dikutip dari INews.

Main photo: bbc

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here