Sebuah kejadian memalukan bagi sepak bola Jerman. Tim peringkat pertama mereka, RB Leipzig, dibantai 0-5 oleh tim peringkat 15 Liga Primer, Inggris, dalam lanjutan grup Liga Champions.

Insiden ini sungguh memilukan dan tak pantas dikenang. Mungkin seluruh klub bola Jerman sedang mengoblok-goblokan Leipzig saat ini. Bagaimana bisa dibantai Manchester United yang statusnya di atas garis degradasi musim ini.

Di sisi lain, ini menunjukkan betapa hebatnya sepak bola Inggris. Tim peringkat 15 saja bisa bantai peringkat 1 Jerman. Bagaimana kalau Leipzig bertemu dengan Crystal Palace, Leeds United, Aston Villa, sampai Everton yang peringkatnya jauh di atas MU.

Memang hiperbola. Namun hasil 0-5 bagi Leipzig jelas mengagetkan. Apalagi MU juga sebenarnya lagi enggak bagus-bagus amat. Namun ternyata si MU ini lumayan gacor di Liga Champions.

Setelah mengalahkan Paris SG di Paris, mereka membantai Leipzig di Old Trafford. Sebuah pujian yang layak disematkan.

MU membuka keran golnya yang sempat mampet lawan Chelsea lewat Mason Greenwood yang biasa diartikan ‘kayu hijau’. Umpan berkelas Paul Pogba mampu diselesaikan dengan lemah lembut oleh kayu hijau.

Di babak kedua MU menambah empat gol setelah Ole Gunnar Solksjaer memasukkan Marcus Rashford. Rashford langsung bisa mencetak tiga gol.

Sepertinya ini karena berkah sedekah yang dilakukan Rashford belum lama ini ketika membagi-bagikan makanan gratis kepada warga yang membutuhkan. Apa yang kamu beri, maka itu yang akan kamu dapatkan.

Kedua gol pertama Rashford cukup mirip. Lepas dari jebakan betmen. Gol keempat MU lalu dicetak Anthony Martial lewat titik penalti. Sebuah hal yang biasa bagi MU, mendapatkan penalti. Vouchernya unlimited.

Rashford mencetak gol ketiganya pada akhir-akhir laga yang membuat Solksjaer tertawa puas ha-ha-ha.

“Itu adalah penampilan yang luar biasa. Itulah jenis kinerja yang kami dambakan. Kami harus terus melakukannya dan menggunakan momentum kami untuk beberapa pertandingan berikutnya,” ungkap Rashford, mengutip dari laman resmi UEFA, dikutip dari Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here