Mantan penyerang Arsenal, Andrey Arshavin, mengutarakan pendapatnya terkait performa mantan klubnya tersebut. Menurut Arshavin, kehadiran Ozil di skuat Arsenal justru malah jadi penghambat.

Pada era Loki a.k.a Unai Emery, nama Ozil memang makin tenggelam karena tidak pernah dimainkan. Entah ada ribut-ribut apa di antara mereka saat sedang di prosotan.

Namun peruntungan Ozil berubah sejak Mikel Arteta menjabat sebagai arsitek baru Arsenal sejak akhir tahun 2019 lalu.

Ozil kembali mendapat tempat di skuat utama Arsenal arahan Arteta. Secara perlahan, performa Arsenal yang sebelumnya jadi langganan konten akun meme mulai berkurang.

Tim asal London Utara terus menunjukan perbaikan pada performa mereka.

Walau demikian, Ozil memang belum mampu banyak memberikan kontribusi nyata bagi Arsenal. Ia baru membuat satu gol dan satu assist sejak skuat “The Gunners” ditangani Emery.

Bahkan sepanjang 18 penampilan di Premier League musim ini, ia baru punya satu gol dan dua assist.

Menurut mantan pemain Arsenal yang pipinya merah macam tomat kalau sudah mulai lelah itu, Ozil tak cocok dengan gaya permainan tim saat ini. Pergerakan Ozil yang lambat dinilai hanya menjadi penghambat alur serangan.

“Sebagai pemain, tentu saja saya menghormatinya. Mesut adalah pemain kelas dunia,” ungkapnya seperti dikutip Detik.

“Tapi buat saya pribadi, dia memperlambat permainan. Saya sih akan lebih memilih menggunakan pemain lain.”

“Mikel (Arteta), seperti bisa kita lihat, kebalikannya. Ia sering memainkannya. Dia (Oezil) memang sudah meningkatkan permainannya di Arsenal, tapi tetap saja ke depannya saya tak melihatnya bertahan di sana,” tandas pemilik 75 caps bersama tim nasional Rusia itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here