Pergantian pemain merupakan salah satu elemen paling esensial dalam strategi yang dijalankan sebuah klub saat bertanding. Namun pada sejarah sepak bola, penerapan pergantian pemain baru menjadi hal umum setelah tahun 1970-an.

Ibarat main gim, pergantian adalah jurus yang harus digunakan pada saat yang tepat demi mendapat hasil yang maksimal. Pada sepak bola modern ini, pergantian pemain digunakan untuk banyak tujuan.

Bisa saja digunakan untuk mengubah strategi dalam pertandingan. Saat sedang unggul atas lawan, langsung ganti para pemain lini depan ditukar jadi bek. Tentu biar bertahannya tambah kuat dan mempertahankan keunggulan. Kalau bisa striker ditukar kiper sekalian agar gawang makin aman dengan dua kiper.

Ada juga pelatih yang sengaja memasukan pemain agar sang pemain mendapat fly hour alias jam terbang. Bahkan kadang-kadang ada yang dimasukan hanya untuk mengulur-ulur waktu saja. Biasanya terjadi di negara-negara Timur Tengah. Weka-weka-weka

Biasanya pemain muda yang dikorbankan untuk hal seperti itu. Masuk di menit 92 lewat 40 detik. Padahal additional time hanya diberikan selama tiga menit oleh wasit.

Alhasil selama 20 detik hanya berlari-lari di lapangan, mengejar bola, tidak dapat, tiba-tiba peluit panjang dibunyikan.

Bikin ketiak berkeringat juga tidak kalau seperti itu. Buang-buang bedak MBK saja pelatih ini. Tapi setidaknya bisa tukar-tukaran baju dengan pemain lawan. Siapa tahu bisa dapat kausnya Lord Nicklas Bendtner.

https://twitter.com/BleacherReport/status/1099749321199767552

Tapi sebelum pergantian pemain digunakan untuk banyak tujuan seperti sekarang ini, sepak bola zaman dahulu tidak mengenal hal tersebut.

Pada sepak bola era sebelum tahun 1950-an bahkan belum dikenal yang namanya pergantian pemain. Jadi satu klub benar-benar hanya memiliki 11 pemain saja. Nomor punggung pun juga tidak ada yang aneh-aneh macam nomor 69 karena semua pemain mengenakan nomor punggung berurutan dari 1-11.

Sistem pergantian pemain baru sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1850-an. Namun saat itu, pergantian pemain dilakukan sebelum pertandingan. Saat bertanding tetap yang bermain hanya 11 orang yang bermain sejak awal.

Mau itu ada yang cedera karena ditekel di leher atau hal lainnya, pemain tersebut tetap tidak bisa digantikan dengan pemain lain.

Pilihannya adalah pemain yang kena tekel di leher tersebut tetap melanjutkan pertandingan hingga menit akhir atau menyingkir ke pinggir lapangan dimana akan mendapat perawatan namun timnya akan bertanding dengan 10 orang saja.

Pergantian pemain pertama dalam sebuah pertandingan resmi, tercatat dilakukan jelang Piala Dunia 1954 ketika Richard Gottinger, yang masuk menggantikan Horst Eckel dalam pertandingan antara Jerman Barat menghadapi Saarland.

Beberapa tahun setelahnya, peraturan tersebut banyak diadopsi oleh liga-liga top dunia. Seperti biasa, Premier League ini tetap ‘sok konservatif’ dengan menjadi liga yang belakangan baru menerapkan peraturan pergantian pemain tersebut.

Premier League baru menggunakan peraturan tersebut mulai musim 1965/1966 karena sebelumnya ingin kompetisi berjalan seketat mungkin. Seperti liga lain, FA memberlakukan peraturan pergantian pemain sebanyak satu kali jika ada yang cedera.

Namun manajer legendaris Premier League, Don Revie, agak culas dengan memerintahkan pemainnya agar pura-pura cedera. Pada saat itu pergantian pemain cukup jarang digunakan kecuali jika ada pemain yang cedera.

Dapat dibayangkan betapa ngos-ngosannya para pemain masa itu. Dua musim setelahnya FA akhirnya mengizinkan pergantian dengan alasan taktikal.

Pergantian pemain terus mengalami perubahan aturan. Pada tahun 1987 akhirnya ada dua orang yang berada di bench pemain yaitu pemain kiper dan non-kiper.

Setelah tahu 1990-an, jumlah pemain yang berada di bench kembali bertambah menjadi tiga orang, namun hanya dua yang boleh dimainkan. Dua tahun setelah dimulainya era Premier League, tiga pergantian pemain di semua posisi baru diizinkan.

Selanjutnya pergantian pemain terus berevolusi dalam aturannya hingga saat ini bisa memasukan tiga pemain dengan tujuh orang pemain yang berada di dalam bench cadangan.

Source: ligalaga.id

Main photo: scoopnest.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here