Berita buruk nampaknya telah resmi jad kekasih Manchester United. Kabar yang terbaru, Chevrolet disebut kecewa dengan performa MU yang belakangan anjlok macam terjun payung tapi tidak pakai payungnya dan terancam tidak memperpanjang kontrak.

Performa MU setelah dilepas Jose Mourinho memang terlihat cukup ambyar. Dalam kendali Ole Gunnar Solskjaer, MU yang sempat meyakinkan, kini tak lebih dari sekedar olok-olokan. Sampai malas juga sebenarnya mengejek MU terus. Sudah tabiatnya begitu soalnya.

Saat ini MU sendiri berada hanya dua poin di atas zona degradasi. Hal ini tak hanya berdampak bagi prestasi dan posisi mereka di klasemen yang harus cari di Google Maps baru ketemu posisi pasti MU, tapi juga ke keuangan klub.

Kondisi MU yang sedemikian compang-camping macam rambutnya babang Andhika sewaktu masih di Kangen Band, membuat Chevrolet disebut enggan memperpanjang kerja sama mereka.

Untuk diketahui bahwa perusahaan mobil asal Amerika itu menandatangani kontrak perjanjian dengan MU senilai 410 juta poundsterling pada tahun 2012 yang lalu. Saat itu MU masih berada dalam kontrol Sir Alex Ferguson. Masih n666eri lah pokoknya.

Kontrak sendiri baru berjalan mulai dari tahun 2014 dengan durasi selama tujuh tahun lamanya. Tapi setelah kontrak tersebut berjalan, gelar Premier League belum pernah mereka raih, apalagi Champions.

https://twitter.com/FootballFunnnys/status/1182388082949132290?s=20

Keadaan MU selama menjalani kontrak dengan Chevrolet, seperti dilansir dari Dailymail, membuat manajemen General Motors (GM), yang menaungi Chevrolet, benar-benar tidak terkesan dengan performa MU selama ini.

‘Itu sudah salah sejak awal. Chevrolet membayar sangatlah besar pada kesepakatan tersebut dan tidak akan terjadi lagi (kontrak baru)” ujar seorang sumber seperti dikutip dari Daily Mail.

Situasi ini jelas membuat MU bakal kembali menemui kesulitan lain sebab keuangan mereka jelas akan terganggu. Bisa benar-benar OTW Championship mereka kalau kondisi keuangan juga hancur berantakan.

Bahkan dikabarkan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kerjasama tersebut, Global Marketing Chief, Joel Ewanick, dipecat 48 jam setelah terjadi kesepakatan kontrak.

Petinggi GM juga disebut cukup marah setelah mengetahui bahwa kontrak MU dengan sponsor sebelumnya, AON, berada di bawah kontrak mereka. AON sendiri sejak 2010-2014 membayar sekitar 19 juta poundsterling per tahun.

Mau tidak mau, MU harus cepat-cepat mencari sponsor baru sebelum kontrak mereka habis pada akhir musim depan. Mungkin permen Yosan yang dari dahulu huruf ‘N’-nya jadi mitos atau snack Kenji si Koboi Kocak bisa jadi salah satu opsi untuk dipertimbangkan.

Main photo: hmetro.com.my

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here