Inter Milan makin sulit mengejar zona Liga Champions setelah hanya bermain imbang 2-2 di kontrakannya Torino. Itu pun Inter sudah untung dan wajib bersyukur karena dua golnya dibantu oleh kiper sang lawan, Joe Hart.

Hart memang melakukan kesalahan yang kurang penting sehingga mengakibatkan gol Inter tercipta. Gol pertama “I Nerazzurri” dibuat oleh Geoffrey Kondogbia lewat tendangan yang biasa-biasa saja. Namun, Hart gagal mengantisipasinya dengan baik, bola malah masuk lewat sela-sela tangan dan padang rerumputan.

Torino sempat berbalik unggul jadi 2-1 lewat sundulan Daniele Baselli serta gol cantik Afriyie Acquah yang bikin kiper Samir Handanovic terdiam mematung kayak manekin Ramayana. Sayang, keunggulan itu tak bertahan lama karena Antonio Candreva mampu menyamakan kedudukan.

Gol Candreva juga berawal dari kesalahan Hart yang sok-sokan terbang mau menghalau umpan silang membelah selat Karimata dari Cristian Ansaldi. Namun, bola tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.

Bola tersebut jatuh ke dada bidang Candreva yang langsung menceploskannya dengan sukses. Skor jadi sama kuat, adil, saling berbagi kasih sayang hingga peluit akhir dibunyikan.

Hart mengakui bahwa kesalahannya itu jadi bikin pertandingan seri. Dia cukup menyesali perbuatannya dan mengaku khilaf. Namanya menyesal memang adanya di belakang, kalau di depan namanya DP, bukan Dewi Persik, melainkan down payment, meski sama-sama bisa dibayar.

“Itu pertandingan yang gila. Banyak pertandingan kami yang enak ditonton dan saya akan senang bila saya tampil lebih bagus, apalagi pada gol pertama Inter,” kata Hart, dilansir Football Italia.

Bukan cuma Hart saja yang menyesal. Perasaan yang sama juga dirasakan Pelatih Inter, Stefano Pioli. Entah ada apa di antara mereka berdua, punya perasaan yang sama.

Pioli menyesalkan hasil seri yang rada untung-untungan ini Pasalnya, gara-gara seri mereka jadi makin jauh dengan Roma yang ada di posisi ketiga. Jaraknya terpaut tujuh poin pas, tanpa koma. Itu pun Roma masih menyisakan satu laga.

“Tentu saja ada penyesalan karena telah menyia-nyiakan kesempatan. Padahal kami butuh menangSampai di titik ini, saya akui ya, Liga Champions semakin jauh. Apalagi tim di depan kami terus bermain baik,” ucapnya.

Main photo credit: Flipboard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here