Sebuah laga penuh kontroversi terjadi kala Napoli menjamu Atalanta pada laga lanjutan Serie A pekan kesepuluh. Bertanding di San Paolo, Atalanta berhasil meraih satu poin berkat hasil imbang 2-2.

Laga ini memang sudah digadang-gadang akan menyajikan suguhan pertandingan yang sangat sengit. Maklum saja Napoli dalam beberapa tahun terakhir merupakan ‘penantang tergigih’ Juventus di Serie A yang selalu nyaris juara.

Sementara Atalanta di bawah asuhan Gian Piero Gasperini telah menjelma menjadi tim yang gragas dalam urusan mencetak gol. Bahkan pada laga terakhirnya, Atalanta kesurupan setan Leicester setelah membenamkan Udinese dengan skor telak 7-1.

Kedua tim juga berebut tempat di posisi ketiga dan keempat dengan selisih tiga poin. Namun setelah hasil imbang ini, Napoli justru tertinggal di klasemen sementara.

Tim asuhan Carlo Ancelotti berada di posisi keenam dengan 18 poin. Sementara Atalanta masih bertahan di peringkat ketiga dengan 21 poin.

Napoli yang bermain dengan status tuan rumah lebih dahulu mendapat peluang melalui Jose Callejon. Mendapat terobosan L1+segitiga dari lini belakang, Callejon berhadapan satu lawan satu dengan Pierluigi Gollini.

Tapi usahanya Milik yang mencoba melewati Gollini sebelum menendang, dapat digagalkan. Panjang sekali tangannya Gollini. Mudah-mudahan tidak suka nyolong.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1189662592760983552?s=20

Napoli akhirnya membuka keunggulan melalui Nikola Maksimovic. Umpan santai Callejon dari sisi kotak penalti disundul Maksimovic yang dari namanya sudah pasti bukan keturunan Minang.

Usaha Atalanta menyamakan kedudukan berbuah hasil di menit ke-41. Kerja sama apik dari kaki ke kaki, mampu diakhiri Remo Freuler dengan tendangan ke kolong Alex Meret. Kalau Meret pakai sarung, sudah pasti tidak gol saat itu. Skor imbang 1-1.

Arkadiusz Milik membuat Napoli kembali unggul setelah mencetak gol di menit ke-71.

Drama terjadi setelah Fernando Llorente dilanggar oleh Simon Kjaer di kotak penalti. Namun wasit bergeming. Atalanta lantas membangun serangan yang akhirnya berhasil menjadi gol Josep Ilicic, empat menit jelang laga usai.

Keputusan wasit lantas menuai protes karena dianggap membiarkan pelanggaran terjadi. Carlo Ancelotti sampai dikartu merah wasit meski ia tidak melakukan pelanggaran parah macam menekel ke kuping pemain lawan.

Laga akhirnya berakhir dengan skor imbang 2-2 yang penuh kontroversi macam hidupnya Awkarin.

“Malam ini untuk pertama kalinya saya lebih suka berbicara sedikit, saya benar-benar merasa tersinggung dan kecewa,” komentar Ancelotti usai laga, dikutip dari Daily Mail.

“Sejujurnya kita seharusnya tidak mengomentarinya. Bek (Simon Kjaer) tidak merebut bola dan justru mengincar (Fernando) Llorente. Seharusnya penalti.”

“Bagi saya tidak perlu menggunakan VAR tetapi tidak masuk akal bahwa wasit tidak pergi untuk melihatnya.”

https://twitter.com/DAZN_CA/status/1189640932704116737?s=20

Main photo: squawka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here