Kompetisi pencarian bakat untuk pelatih tim nasional Italia akhirnya selesai. FIGC resmi memilih Roberto Mancini sebagai pemenangnya. Kebetulan Mancininya juga mau, jadi ibarat botol Sosro dengan tutupnya, klop, sama-sama mau.

Seperti diketahui, Italia memang rada lama mencari pelatih yang mau menangani timnas. Entah enggak laku atau bagaimana. Yang jelas beberapa nama sempat didekati tapi hasilnya nihil.

Setelah PDKT begitu gencar, mungkin sampai chat via What’s App, Mancini akhirnya luluh juga. Mantannya Inter dan Manchester City siap dipinang selama dua tahun ke depan. Mancini pun diminta untuk menyiapkan timnya dalam rangka kompetisi yang sebentar lagi bakal dijalankan.

Sayangnya itu bukan Piala Dunia karena Italia tidak lolos Piala Dunia. Jadi Mancini menyiapkan timnya untuk kualifikasi Piala Eropa beberapa bulan berikutnya.

“Proses ini berjalan sesuai dengan yang kami inginkan. Kami dan Roberto sama-sama senang. Roberto punya keinginan besar untuk menjadi pelatih timnas Italia. Ia membuktikannya dengan cara yang nyata,” ujar Komisioner FIGC, Roberto Fabbricini, disalin-tempel dari Kompas.com. 

https://twitter.com/azzurri/status/996109894448279552

Mancini memang memiliki bakat besar dalam menjadi pelatih. Selain bisa memberikan instruksi, dia juga bisa melatih sepak bola. Hal yang belum tentu bisa dilakukan oleh Presiden Jokowi atau penantangnya, Prabowo.

Prestasinya antara lain tiga gelar Seri A, empat gelar Coppa Italia, satu Liga Primer, satu Piala FA, dan satu Piala Turki. Adapun pria yang tidak suka pakai cincin batu akik itu belum pernah menjuarai Liga Zimbabwe atau Rwanda.

Mancini sebenarnya masih milik Zenit St.Petersburg sampai akhir musim ini. Namun setelah FIGC PDKT dengannya, dia lantas pergi meninggalkan Zenit tanpa meninggalkan luka sakit hati yang mendalam. Zenit juga tampaknya ikhlas.

Bapak berusia 53 tahun itu bakal segera melakoni laga debutnya melawan Arab Saudi pada 28 Mei nanti di Swiss. Jelas itu hanya pertandingan coba-coba, bukan Piala Dunia. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya dan diingatkan kembali bahwa Italia tidak lolos Piala Dunia.

Dengan terpilihnya Mancini sebagai pelatih timnas Italia, maka pupus sudah peluang timnas Indonesia untuk dilatih Mancini. Sebelumnya memang tak pernah ada kabar Mancini bakal melatih “Merah-Putih”, tapi kalau PSSI siap bayar tinggi dan Mancininya mau, kenapa tidak?

Main photo: Squawka

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here