Paris Saint Germain (PSG) berhasil meraih kemenangan besar atas lawannya, Saint Etienne, dalam lanjutan Ligue 1. Mereka menang dengan skor 4-0, skor yang tampaknya biasa mereka raih musim ini.

Yang jadi sorotan bukan bagaimana mereka bisa menang besar. Sudah pasti, secara kualitas PSG masih di atas lawannya itu. Apalagi mereka bisa mencetak empat gol dengan sah. Tak ada yang menggunakan tangan.

Yang menarik adalah Neymar yang gagal penalti di laga ini. Saat kedudukan sudah 2-0, Neymar dijegal oleh mantannya Arsenal, Mathieu Debuchy.

Seperti biasa Neymar yang ambil sendiri penaltinya dengan gaya ajag-ijig. Tapi ternyata tendangannya tepat mengenai mistar. Sungguh luar biasa. Gawang sebesar itu malah dikenai ke tiang.

https://twitter.com/Godfrshort/status/1206324734335561728

Tendangan penalti Neymar membentur tiang kanan dan bola bergulir ke area yang tidak terjangkau untuk di-rebound. Percuma mau dikejar lagi, sudah keburu jauh bak mantan yang telah pergi bersama kekasih barunya.

Sepertinya itu jadi penalti pertama Neymar yang gagal di Ligue 1. Kalau tidak salah sih.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel, lalu memberikan pembelaan kepada Neymar yang gagal mencetak gol lewat titik penalti. Kepercayaannya kepada Neymar masih kekal, belum berubah.

Ketika dia [Neymar] menendang, biasanya, saya cukup yakin dia akan mencetak gol. Dia sedih karena dia ingin mencetak gol, itu adalah peluang besar baginya,” tutur Tuchel dikutip Goal.

“Tetapi, dia masih akan menjadi penendang penalti untuk kesempatan berikutnya. Saya yakin dia akan mencetak gol lagi,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here