Jerman merupakan negara yang disiplin dan super ketat. Meski statusnya sudah jadi pemain bola profesional di Bayer Leverkusen, Kai Havertz, tetap harus melaksanakan ujian sekolah. Pendidikan itu penting, kawan.

Havertz yang baru dapat KTP memang jadi pemain termuda di Bundesliga untuk Leverkusen, yakni 17 tahun. Dia melakukan debutnya saat timnya dipermalukan Werder Bremen 1-2, tahun lalu.

Gelandang yang wajahnya masih polos itu juga melakukan laga perdananya di Liga Champions saat melawan Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar, yang lagi-lagi menuai kekalahan 2-4.

Sayang, pada leg kedua Havertz urung tampil lantaran dicoret sementara dari skuat “Die Werkself“. Dia terpaksa dikeluarkan dulu lantaran harus melaksanakan ujian sekolah, kalau di Indonesia namanya Ujian Nasional (UN).

Leverkusen mengumumkan pemain yang absen pada leg kedua di Vicente Calderon, kandangnya Atletico, lewat Twitter. Nama Havertz tertera di sana dan bertuliskan “ujian penting di sekolah”.

Lucunya, Leverkusen kemudian ngetweet lagi dengan nada bercanda sekaligus meledek Havertz yang harus menghadapi ujian. “Inilah wajah ketika Anda bermain di Bundesliga dan UCL pada 17 tahun, tapi tetap tidak bisa menghindari ujian sekolah,” tulis akun bernama @bayer04_en itu, ada-ada saja.

Havertz memang perlu bersabar sedikit dan tetap yakin kalau namanya rezeki tak akan ke mana. Sabar ya, bro!

https://twitter.com/bayer04_en/status/841672770572414978?ref_src=twsrc%5Etfw

Main photo credit: Twitter @bayer04fussball

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here