Inter Milan harus keok saat menghadapi Sampdoria dalam lanjutan Seri A. Yang menarik, mereka dibikin mabok oleh Sampdoria dengan skor 1-2 oleh deretan mantan Lazio dan seorang pemuda asal Lombok!

Parah benar ini Inter sampai di-gangbang begitu dibuat mabok oleh pria-pria tak bertanggung jawab. Mana yang satu keturunan Lombok pula.

Deretan mantannya Lazio yang jadi aktor di balik kemenangan Sampdoria adalah Antonio Candreva dan Keita Balde. Plus Stefan De Vrij. Artinya semua gol di laga ini dicetak mantannya Lazio.

Menariknya lagi, Candreva dan Keita itu juga mantannya Inter. Makin bete saja itu Inter dibobol gawang sama mantan sendiri.

Pemuda asal Lombok? Siapa lagi kalau bukan Emil Audero Mulyadi. Dia menjadi momok bagi Inter di laga ini.

Di awal-awal laga, Inter dapat voucher penalti setelah salah seorang pemain berbaju Sampdoria melakukan handball. Berhubung Romelu Lukaku lagi diistirahatkan, voucher digesek oleh Alexis Sanchez.

Sayangnya tendangan Alexis bisa ditepis oleh kang Emil, tapi bukan kang Emil yang itu. Tepisan kang Emil lalu dihajar lagi oleh Ashley Young namun membentur mistar.

Sebaliknya, justru Sampdoria yang mampu memanfaatkan voucher penalti yang diberikan sang wasit. Nicolo Barella juga kedapatan melakukan handball. Kenapa orang pada senang sekali main bola pakai tangan? Sekalian saja besok dibuat aturan diperbolehkan pakai tangan.

Sudah gitu Barella pakai acara enggak mau mengaku segala. Jelas-jelas kena tangan tapi ngakunya kena wajah. Ada-ada saja ini Barella. Enggak rela kalau timnya dapat penalti.

Candrevaa sebagai mantannya Lazio dan Inter tak menyia-nyiakan peluang ini. Begitu juga dengan Keita yang mencetak gol tak lama kemudian di babak pertama.

Tendangannya tak terlalu keras tapi gagal dihalau kiper yang suka bengong, Samir Handanovic.

Di babak kedua, Inter cuma bisa membalas lewat Stefan De Vrij. Sundulan kepala bagian sampingnya gagal dicegah kang Emil.

Pujian diberikan lagi kepada kang Emil lantaran bisa mementahkan peluang sundulan Lukaku. Ibarat kata fans Inter pasti sudah siap berselebrasi tapi eh enggak jadi.

Antonio Conte tampak tak ikhlas dengan kekalahan ini. Dia menyebut kemenangan Sampdoria ini aneh. Sebenarnya ya sama anehnya dengan tim Anda kenapa tidak bisa menang.

“Pertandingan ini khusus dan aneh, jelas sangat aneh. Bagi mereka yang memiliki pengalaman di sektor ini jelas bahwa semuanya berjalan salah dan kami di sini sekarang untuk membenarkan alasan kekalahan,” tutur Conte, dikutip Tribun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here