Pemain yang baru jadi anggota di Milan, Gerard Deulofeu, membongkar sebuah fakta soal masa lalunya di Barcelona. Pemain asli Spanyol itu blak-blakan mengapa dirinya gagal bersinar di Camp Nou, cuma remang-remang saja kayak lampu pos ronda.

Rupanya, Deulofeu mengaku tertekan dengan pemberitaan di media massa. Media di Spanyol memang mirip kayak di sini. Ada sesuatu sedikit langsung heboh berkepanjangan. Michael Essien ke Persib saja beritanya tak habis-habis, sampai anak-istrinya diberitakan juga.

Deulofeu memang produk asli binaan La Masia, sebuah sekolah tinggi ilmu persepak bolaan di Barcelona. Dia lulus dari La Masia dan masuk ke tim utama “Blaugrana” pada musim 2013/14.

Namun, baru semusim membela Barca, Deulofeu ternyata langsung dibanding-bandingkan dengan sang megazord, Lionel Messi. Dia disebut-sebut sebagai “The Next Messi”, biasalah namanya juga media. Sesukanya mereka saja.

Alhasil, tingginya ekspektasi tersebut bikin pemain berusia 23 tahun itu malah tertekan. Mainnya tidak lepas, selalu grogi. Makanya tidak memenuhi ekspektasi jajaran manajemen Barca sehingga harus dipinjamkan ke sana-sini, macam uang saja suka dipinjam-pinjam.

Dia pun menganggap faktor pemberitaan media yang suka lebay jadi pengaruh besar kemandekan kariernya. Sebagian para pendukung Barca menuntut dia bermain seperti Messi. Padahal sudah jelas, Messi tak ada tandingannya.

“Hal semacam itu banyak merugikan daripada keuntungan yang saya dapatkan. Saya jarang bahkan tak pernah baca surat kabar. Tapi ada salah satu judul yang membuat saya tertekan,” ucap mantannya Everton itu.

Belum diketahui judul apa yang dimaksud. Mudah-mudahan bukan seperti judul yang suka ada di koran Lampu Hijau, yang judulnya lucu-lucu dan panjang, sudah menggambarkan isi beritanya. Cukup baca judulnya saja sudah tahu isi beritanya.

“Berita tersebut memengaruhi sebagian pemikiran pendukung Barcelona yang pada akhirnya memberikan harapan terlalu tinggi kepada saya. Padahal Messi hanya ada satu di dunia ini,” sambungnya, dikutip dari Bola.com.

Beruntung, Deulofeu kini bermain bersama Milan sehingga kesempatannya cukup besar untuk tampil reguler. Baru sembilan kali main di Seri A, dia sudah cetak satu gol dan tiga assist. Lumayan lah buat tambah-tambah uang saku.

Penampilan lumayannya itu cukup bisa meyakinkan pelatih timnas Spanyol, Julen Lopetegui. Dia kini dipanggil ke timnas untuk menjalani pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Israel dan uji coba lawan Prancis.

Main photo credit: AS English

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here