Liverpool makin ngebut meninggalkan jauh lawan-lawannya di belakang. Bahkan jarak mereka kini terpaut 11 angka dari pesaing terdekat Manchester City. Peluang juara terbuka lebar, asal di paruh kedua tidak ambyar.

Jarak tersebut diraih Liverpool setelah mereka memenangkan laga melawan Brighton & Hove Albion yang namanya panjang kalau disebut. Ya sebut saja “Brighton” biar enak dipanggilnya.

Sementara di laga lain, Manchester City malah bermain imbang 2-2. Sudah tahu mereka lagi mengejar, malah terpeleset sendiri. Bodoh sekali, Yang Mulia.

Sedangkan Liverpool asyik menghajar lawan-lawannya tanpa ampun. Melawan Brighton, bek berbadan besar berambut kriwil, Virgil van Dijk membuat kedua gol timnya.

Seperti biasa, Virgil menciptakannya dari bola-bola mati. Pertama dari situasi tendangan bebas kedua dari tendangan sudut. Seperti biasa pula dia mencetaknya dari sundulan kepala atas. Tak ada yang spesial

Kecuali dia mau coba pakai kepala ‘bawah’ sekali-sekali. Pasti akan lebih spesial.

Yang menarik justru golnya Brighton. Berawal dari kartu merah Alisson Becker yang malah main voli di luar kotak penalti.

Kemudian masuklah Adrian kiper pengganti. Lagi asyik-asyiknya mengatur pagar betis, tahu-tahu wasit sudah main tiup peluit saja. Alhasil Lewis Dunk melihat celah gawang yang tak terjaga dan menendangnya dengan lembut menyusur tanah masuk ke gawang.

Meski sedang menguasai tanah Inggris, tapi Klopp enggan jemawa. Dia bilang kalau dari 13 laga ini merupakan usaha yang sangat berat.

Tidak ada dari 13 pertandingan ini kami menang dengan mudah, kami tidak merasa demikian sesaat pun,” ujar Klopp.

“Kami fokus pada setiap pertandingan, kami tidak merasa favorit dalam beberapa pertandingan. Apa yang kami inginkan dari diri kami sendiri adalah kami berjuang dengan semua yang kami miliki untuk kemenangan dan itulah yang dilakukan para pemain.”

Tamat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here