Manuel Pellegrini resmi ditunjuk sebagai pelatih baru West Ham setelah sebelumnya rumor sempat bertiup kencang meski tidak bisa sampai mematikan lilin ulang tahun. Mantan pelatih Manchester City dipastikan menangani “The Hammers” setelah ditinggal David Moyes.

Sebelumnya Pellegrini berkarier di China sebagai pelatih Hebei China Fortune. Memang kalau menuntut ilmu janganlah ragu walau sampai ke negeri China. Mungkin itulah yang menjadi dasar pertimbangan Pellegrini sempat berkarier disana. Entah apakah ia sempat belajar ilmu beladiri dari Po Kung Fu Panda. Setelah mendapat ilmu barulah dia kembali lagi ke Liga Premier.

Penunjukan Pellegrini untuk musim 2018/2019 dilakukan karena David Moyes mundur dari jabatannya beberapa waktu lalu setelah musim berakhir. Seperti yang tertulis di laman resmi Wesy Ham, Pellegrini diikat kontrak selama tiga tahun dengan klub asal London.

Berdasarkan rumor yang beredar di media setempat, ia akan menjadi salah satu manajer ‘mahal’ di Premier League. Gajinya diperkirakan berkisar sekitar 10 juta pound per tahun. Lumayan banyak memang jika dibanding dengan gaji pensiunan PNS golongan IV/a.

Pellegrini sendiri akhirnya memutuskan untuk kembali merapat ke Premier League setelah kariernya di China tidak terlalu cemerlang selama dua tahun bersama Hebei China Fortune. Ini menjadi momen comeback Pellegrini yang sempat menukangi skuat “The Sky Blues”.

Selama masa itu ia sempat memberikan tiga gelar bagi City. Satu trofi Premier League dan dua Piala Liga. Sementara untuk level internasional macam Liga Champions, Copa Libertadores, atau Copa del Rey tidak mampu diraihnya bersama City.

“Saya gembira bisa menyambut Manuel Pellegrini di West Ham United. Dia adalah salah satu manajer yang punya reputasi mendunia dan kami siap bekerja sama dengan dia. Penting bagi kami untuk menunjuk seseorang dengan pengetahuan dan pengalaman hebat di Liga Primer,” ungkap chairman West Ham, David Sullivan, dikutip dari Goal.

Menurut Sullivan, Pellegrini juga merupakan pilihan tepat karena memiliki reputasi bagus sebagai pelatih. Menurutnya Pellegrini juga memiliki filosofi sepak bola menyerang tanpa harus menggunakan ‘BR’ alias barang yang sering digunakan anak STM kala menyerang lawan. Memang bahaya kalau menyerang dengan celurit, stick golf, sampai kelewang meski dipastikan lawan bakal takut tunggang langgang.

“Manuel akan membawa sepakbola menyerang dan siap mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain. Kami yakin, dia akan menarik banyak talenta baru ke London Stadium dan juga meningkatkan kualitas tim saat ini,” imbuh Sullivan.

Pelatih berusia 100 tahun dikurangi 36 tersebut akan mengikutsertakan stafnya ke West Ham. Ia juga diberikan kewenangan penuh untuk mengurusi transfer pemain.

Selama melatih City, permainan menyerang ala Pellegrini sudah terlihat. Manchester ‘Biru’ kerap menampilkan permainan atraktif dan mencetak banyak gol. Pada musim perdananya di City, mereka mencetak total 156 gol di semua kompetisi dan mengukir rekor saat itu.

Main photo: Twitter Premier League

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here