Dunia sepak bola Indonesia saat ini berduka. Pelatih legendaris asal Belanda, Henk Wullems disebut tutup usia dan pergi untuk selamanya di usia 84 tahun.

Nama yang satu ini memang cukup melegenda di dunia sepak bola Nusantara sejak pertengahan 90-an. Remaja-remaja Orde Baru pasti tahu betul nama yang satu ini. Kecuali kalau kelahiran 2000-an ke atas, apalagi yang lahir di tahun 2018, belum tentu mengenal Wullems.

Wullems sendiri wafat di Tilburg, Belanda pada Selasa (18/8), akibat penyakit otak bernama infark serebral yang disebut baru-baru ini dideritanya.

Kabar meninggalnya Wullems disampaikan akun Twitter resmi NAC Breda. Klub divisi dua Belanda itu merupakan tim yang pernah ditangani Wullems pada periode 1972-1975.

“Kami menerima kabar duka bahwa Henk Wullems, pelatih yang membawa NAC memenangkan piala pada 1973, meninggal dunia pada usia 84 tahun. Turut berbelasungkawa kepada keluarga terdekatnya,” begitu isi cuitan akun NAC Breda, dikutip dari Detik.

Sempat malang melintang di dunia sepak bola Belanda, Wullems memulai kariernya di Indonesia pada tahun 1995 dengan melatih Bandung Raya.

Bahkan bersama klub asal Bandung tersebut, Wullems mencatatkan diri sebagai pelatih asing pertama yang meraih gelar juara, tepatnya LIga Indonesia di musim 1995/1996.

https://twitter.com/Indostransfer/status/1295737429513523203?s=19

Wullems juga sempat melatih timnas Indonesia di ajang SEA Games 1997 dengan raihan medali perak.

Usai melatih timnas, Wullems kembali ke level klub dengan menjadi direktur tekik di PSM Makassar hingga meraih gelar Liga Indonesia bersama pelatih Syamsudin Umar.

Wullems juga sempat merasakan panasnya kursi pelatih Arema Malang pada 2002-2003. Kemudian dilanjutkan ke Bali Persegi FC pada 2007-2008 sebelum ia pulang kampung ke Belanda.

“Henk adalah pelatih yang tegas, disiplin tapi juga humoris, punya pendekatan yang baik pada pemain. Ia juga pelatih yang berapi-api sehingga bisa melecutkan semangat bermain. Tentunya saya merasa kehilangan sosok Henk Wullems,” cerita Kurniawan Dwi Yulianto, dilansir dari Goal.

Karier kepelatihan Wullems di Belanda mulai terlihat saat ia membawa NAC Breda juara Piala KNVB. Ia juga sempat melatih SBV Vitesse, Go Ahead Eagles, SBV Excelsior, dan AZ Alkmaar setelahnya.

Rest in peace, Meneer!

Main photo: @azalkmaar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here