Bek muda Chelsea yang belakangan sedang ngetren, Fikayo Tomori, menceritakan pengalaman dirinya saat Diego Costa masih berada di Stamford Bridge. Bek lulusan akademi Chelsea itu mengaku dirinya sempat takut akibat melakukan hal tersebut.

Diego Costa seperti diketahui merupakan salah satu pemain sumbu pendek yang mudah sekali tersulut emosinya. Dia sedikit-sedikit marah macam orang kantoran di tanggal tua. Mana wajahnya cukup garang macam perwujudan Sugali di lagu Iwan Fals.

Siapa saja yang mau tubir sama Costa mungkin mentalnya sudah tergerus duluan jika melihat wajahnya yang garang. Ngeri banget seperti abang-abang terminal.

Tomori mengaku bahwa momen patahnya hidung Diego Costa terjadi saat striker asal Spanyol masih bermain untuk Chelsea.

Seperti diketahui bahwa pada periode 2014-2017 Costa sempat menjadi andalan Chelsea di lini depan.

Kejadian itu sendiri terjadi saat itu Tomori diundang oleh Guus Hiddink, menjalani sesi latihan dengan tim utama Chelsea.

Pada sebuah momen, Tomori mengaku bahwa dirinya melakukan sebuah duel udara dengan Costa. Tapi saat itu ia belum menyadari telah mematahkan hidung dari Costa.

“Saya masih sekolah dan tidak tahu telah melakukan itu saat latihan,” terang Tomori dikutip dari Goal Indonesia.

https://twitter.com/CFCBlues_com/status/1181145234224418816?s=20

“Kecelakaan, kami mencoba menyundul bola dan saya harus mengarahkannya ke belakang, sementara Costa mencoba mencetak gol. Dia menanduk bagian belakang kepala saya dan hidungnya patah.”

“Saya tidak tahu itu hingga keesokan harinya ketika kabar tersebut beredar di media.”

Costa sendiri terpaksa mengenakan topeng pengaman untuk melindungi cederanya pada laga melawan Newcastle United yang berakhir dengan kemenangan 5-1.

Akibat kejadian tersebut, Tomori sempat dituding banyak pihak melakukan hal tersebut dengan sengaja. Biasa, warganet selalu senang melihat ke-tubiran. Dipanas-panasin saja dulu.

Tomori pun juga sempat sedikit takut, karena reputas Costa yang cukup dikenal tinggi emosinya. Bahaya kalau mata dibalas mata. Apalagi yang balas adalah Costa. Pada akhirnya, apa yang ditakutkan Tomori tak pernah kejadian.

“Saya mendapat banyak pesan yang menuding telah melakukannya secara sengaja! Kebanyakan saling ejek. Ketika saya kembali ke sekolah, orang-orang bertanya soal itu.”

“Tetapi berikutnya tidak terjadi apa-apa. Costa tidak menendang saya setelah kejadian tersebut.”

https://twitter.com/CFCBrian_/status/1180875807687876608?s=20

Main photo: @bbcsport

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here