Legenda sepak bola dunia asal Brasil, Ronaldinho, harus berurusan dengan pihak kepolisian Paraguay. Hal ini disebabkan karena Ronaldinho yang sedang berkunjung ke negara asal Chilavert itu disebut mengunakan paspor palsu.

Ronaldinho sendiri berada di Paraguay pada hari Rabu lalu untuk mengikuti sebuah acara amal dan peluncuran buku.

Ia pergi ke sana bersama dengan sang kakak, Roberto De Assis. Mungkin suka memberikan umpan yang berbuah gol makanya dia namanya seperti itu.

Tapi kunjungannya justru berakhir dengan masalah setelah Ronaldinho diciduk oleh plokis karena penggunaan identitas palsu.

Pada paspor keduanya yang beredar banyak di media sosial, disebutkan bahwa Ronaldinho adalah warga naturalisasi Paraguay. Mereka bahkan juga memiliki kartu identitas alias KTP Paraguay.

Kalau lagi pemilu sudah pasti bisa ikutan nyoblos yang macam Ronaldinho ini. Jangan-jangan Ronaldinho mampir ke Senen untuk bikin dokumen-dokumen palsu seperti ini.

Satu orang yang mendampingi Ronaldinho dan saudaranya itu dikabarkan telah ditahan. Ronaldinho dan Roberto mengaku keduanya telah ditipu pria tersebut.

https://twitter.com/BrasilEdition/status/1235586861612986368?s=20

Beruntung Ronaldinho dan saudaranya disebut tidak akan “menginap” di hotel prodeo.  Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Paraguay Euclides Acevedo meski keduanya masih menjalani pemeriksaan di hotel tempat mereka menginap di Asuncion.

 “[Ronaldinho dan Roberto] tidak ditahan, mereka masih dalam penyelidikan dan harus memberi kesaksian. Kemudian akan ada keputusan apakah mereka akan ditahan atau tidak,” ujar Acevedo dikutip dari CNN Indonesia.

Setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang 8 jam, Ronaldinho akhirnya dilepas. “Tidak ada tuntutan dan larangan buat mereka. Klien saya sudah menjawab semua pertanyaan dari Kantor Kejaksaan Paraguay,” ungkap pengacara Ronaldinho dikutip dari Kompas.

Status paspor Ronaldinho memang hingga saat ini masih kurang jelas setelah dicabut pemerintah Brasil pada 2018 lalu karena kasus lingkungan.

Saat itu ia disebut membangun jebakan ikan di Danau Guaiba yang merupakan daerah cagar alam. Bukan sobat mancing mania mantap Ronaldinho ini kalau menangkap ikan dengan cara begitu.

Ia pun dituntut membayar denda 8,5 juta dollar pada November 2018. Namun Ronaldinho tak mampu membayar denda tersebut. Imbasnya pengadilan Brasil melarang Ronaldinho untuk meninggalkan negaranya.

Main photo:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here