Mario Balotelli akan berstatus bebas transfer setelah Nice kemungkinan besar memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pemain asal Italia itu. Kabar ini tentunya menarik minat beberapa tim Eropa untuk menggunakan jasa sang pemain, salah satunya adalah Parma. Namun sepertinya proses tersebut menemui hambatan sebab Parma dikabarkan sulit untuk memenuhi tuntutan gaji Balotelli.

Seperti yang diketahui bahwa Balotelli selama dua musim membela tim asal Prancis yaitu Nice yang bukan dibaca “nais”. Saat berseragam Nice, striker yang sekarang rambutnya macam kuda andong itu kembali menunjukan performa gemilangnya dan menjadi idola publik di sana. Dia bermain sebanyak 66 kali untuk Nice.

Balotelli mencatatkan statistik yang sangat tidak mengecewakan. Total ia mencetak 43 gol dan tiga assist dari semua pertandingan di semua kompetisi bersama Nice. Namun kontrak pemain berusia 40 tahun dikurangi 13 yang akan berakhir pada bulan Juni, sepertinya tidak akan diperpanjang oleh Nice.

Beberapa klub jelas saja ingin untuk mendapatkan jasa pemain yang lumayan bengal di lapangan ini. Kabar burung yang paling banyak beredar bukan di tongkrongan ibu-ibu sayur adalah Balotelli akan segera kembali ke Serie A.

Bak gayung bersambut, Parma dikabarkan berminat untuk meminangnya yang tak perlu repot-repot pakai mas kawin, seserahan, dan resepsi.

Parma sendri baru saja kembali ke Serie A setelah beberapa musim lalu terlempar jauh ke Serie D. Kisah promosi mereka lebih menarik dibanding promosi handphone Vivo dan Oppo yang menggunakan pria tulang lunak menari-nari di pinggir jalan.

Setelah dinyatakan bangkrut dan terdegradasi dari Serie B, Parma langsung terlempar ke Serie D pada tahun 2015. Namun mereka bangkit dan terus meraih promosi selama tiga musim beruntun.

Amunisi baru tentunya diperlukan demi berjuang di Serie A musim depan. Mantan kapten Parma, Alessandro Lucarelli dan Luca Toni kemudian menyarankan agar Balotelli bergabung dengan “I Gialloblu”.

Namun sayang sekali sebab meski mengakui kualitas Balotelli, Parma mengatakan tidak sanggup untuk menanggung gaji sang pemain. Hal tersebut disampaikan oleh direktur klub, Daniele Faggiano.

“Kami bangkit dari Serie D dan kembali ke Serie A. Saya sangat berharap bisa ada pemain bintang yang tertarik untuk bergabung. Namun hal tersebut tidak mungkin. Mario Balotelli adalah pemain yang sangat bagus. Kualitasnya tidak perlu diragukan. Namun kami tidak bisa membayar gajinya,” ungkap Faggiano.

Maklum juga sebenarnya, sebab Parma sendiri terlempar ke Serie D karena dikatakan bangkrut. Mungkin saja sekarang belum punya terlalu banyak uang. Tapi tidak ada salahnya juga jika menawar dahulu. Siapa tahu beruntung bisa mendapatkan “Super Mario” yang memiliki julukan mirip dengan terduga kasus  “DM asoy” Via Vallen.

Main photo: sportsport.ba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here