Duel sengit terjadi kala Paris Saint-Germain menjamu AS Monaco pada laga lanjutan Ligue 1. Parc des Princes sampai kebanjiran gol setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 3-3.

Benar-benar laga yang sangat sengit antara PSG dan Monaco. Kalau nonton langsung dipastikan tidak rugi karena melihat banyak gol yang terjadi. Kalau tidak ada gol rugi soalnya. Mending menonton pertandingan catur yang juga tidak ada golnya.

PSG sendiri sudah tancap gas sejak menit awal. Alhasil pada menit ketiga Neymar sudah mencetak gol pembuka.

Menyambut umpan L1+segitiga dari Marco Veratti, dengan mudah Neymar yang tak terkawal melepaskan tendangan kaki kiri keras ke arah sudut sempit.

Namun Monaco bereaksi cepat macam Insto dan Sprite yang sekali teguk saja langsung bereaksi. Mendapat bola liar hasil tendangan Wissam Ben Yedder, Gelson Martins dengan mudah menendang ke arah gawang yang kosong.

Bahkan Monaco berbalik unggul enam menit berselang lewat aksi Ben Yedder yang bukan saudaranya Ben 10 apalagi Bendtner.

Laga semakin berjalan sengit setelahnya. PSG yang berusaha mengejar ketertinggalan akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit ke-24.

Kali ini melalui pemain Monaco sendiri yaitu Fode Ballo-Toure yang membuat gol ke gawang sendiri. Nge-voor nampaknya Monaco ini. Biar seru saja pertandingan.

Tapi PSG dikasih hati malah mintanya KFC. Mereka berbalik unggul di akhir babak pertama usai Neymar sukses menuntaskan tendangan penalti. Babak pertama berakhir 3-2 untuk PSG.

Monaco kembali menyamakan skor di babak kedua melalui Islam Slimani yang kembali memanfaatkan bola liar di muka gawang. Gol tersebut menjadi yang terkhir di pertandingan tersebut. Laga pun usai dengan skor 3-3.

“Kami lebih kuat dari tahun 2019. Tim kami sudah padu karena rekrutan di pra-musim. Kami memiliki tim dengan skuat yang sehat dan saya akan mengaturnya ke fase yang lebih baik,” kata Tuchel seperti dilansir Republika.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here