Massimilliano Allegri memberikan syarat lumayan berat kepada Juventus jika ingin tetap berada di J-Stadium. Syaratnya bukan sekadar traktir bakso atau sejenisnya, tapi minta naik gaji. Syarat yang cukup klasik.

Bagi seorang karyawan, memang punya bargaining position yang tinggi kalau berprestasi. Hal yang lazim kalau minta kenaikan gaji. Sama halnya dengan Allegri yang punya pegangan kalau mau ditahan manajemen Juve.

Allegri yang banyak kerutan di jidatnya itu kabarnya mengajukan perpanjangan kontrak empat tahun dengan gaji 5 juta euro (Rp 71 miliar) per tahun. Tapi ternyata bukan cuma gaji, tapi juga kepemilikan penuh atas ‘saham’ di skuatnya.

Maksudnya begini, pelatih yang sebentar lagi berusia emas itu sepertinya suka mendapat intervensi dari manajemen soal komposisi skuatnya. Mungkin juga termasuk kebijakan transfer pemain yang selama ini dikuasai Beppe Marotta. Setidaknya, Allegri punya kekuatan buat mengajukan pemain-pemain pilihannya untuk dibajak.

Nah, Allegri ingin pegang kontrol skuat utama sepenuhnya. Dia ingin bebas lepas, tinggalkan saja semua beban di hati, melayang-melayang jauh, kayak lirik lagunya Iwa K.

Isu ketertarikan dari Arsenal dan Barcelona memang jadi kartu AS buat Allegri. Memang, gosip semacam itu seringkali cuma jadi bahan iseng gorengannya media-media Inggris. Digorengnya pun dadakan kayak tahu bulat. Namun, jika dibiarkan bisa-bisa benar kejadian.

Main photo credit: Fusion 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here