Panser Panas di Akhir, Nasibnya Pun Berakhir

0
161

Jerman harus kembali meratapi nasibnya yang harus berakhir lebih cepat di Piala Dunia 2022. Setelah gagal lolos grup di 2018, sekarang mereka mengulangi hal yang sama. Meski secara poin ada progress walau sedikit.

Jerman gagal lolos setelah kalah selisih gol dari Spanyol yang tak diduga dikalahkan Jepang. Andai Spanyol main seri saja, maka Jerman dan Spanyol yang akan lolos. Namun, Jerman sejatinya tidak perlu mengandalkan negara lain andai mereka fokus main bola sendiri dan banyak mencetak gol.

Menghadapi Kosta Rika, Jerman hanya menang 4-2. Padahal mereka butuh 8 gol buat bisa menyingkirkan Spanyol. Namun, sedari awal mainnya santai-santai saja. Dikiranya Spanyol bakal mengatasi permainan Jepang. Nyatanya tidak.

Di babak pertama, Jerman hanya mencetak satu gol lewat sundulan kepala samping Serge Gnabry. Padahal, peluang mampu bolak-balik mereka ciptakan cuma enggak ada yang jadi. Andai mereka bisa langsung ngegas dan bikin tiga gol saja di babak pertama, mungkin akan lebih mudah di babak kedua.

Di babak kedua, bukannya menambah gol malah kebobolan dan di-kombek. Kosta Rika berhasil mencetak gol melalui Yeltsin Tejeda dan bunuh diri Manuel Neuer akibat terjadi keribetan di depan gawangnya. Pada momen itu, Kosta Rika berstatus tim babak 16 besar karena mereka naik di posisi kedua dengan enam poin.

Untung saja, Jerman tak tinggal diam. Jerman panasnya belakangan sesuai dengan julukan mereka “Der Panzer”. Mereka mampu membalas tiga gol lagi menjelang akhir pertandingan. Berturut-turut, dua gol Kai Havertz dan Niclas Fullkrug menjadikan skor 4-2.

Tetap masih kurang banyak. Jerman masih butuh enam gol lagi untuk bisa lolos. Ya begitulah kalau mengharapkan hasil lain.

Andai dari awal Jerman main ngegas, ngotot cari gol, dan fokus, bukan tidak mungkin skor besar bakal tercipta. Minimal buat pegangan diri sendiri dulu. Lha ini kebalik, Jerman seperti menggantungkan nasibnya pada Spanyol, ketika tahu Spanyol tertinggal mereka baru ngegas. Payah banget. Akhirnya, nasib mereka pun berakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here