Thailand resmi mengangkat Milovan Rajevac sebagai pelatih baru mereka. Keputusan ini diambil menyusul mundurnya pelatih ganteng pria asli Thailand, Kiatisuk Senamuang.

Tim “Gajah Putih” sepertinya tak mau kalah dengan tetangganya, yang tak lain dan tak bukan adalah Indonesia, negara kita tercinta. Seperti diketahui, Indonesia telah menunjuk Luis Milla sebagai pelatih timnas. Tapi namanya tetangga memang suka iri saja.

Milla merupakan pelatih bertaraf internasional, mantan pemain Barcelona, yang terbukti sukses membawa timnas Spanyol U-21 menjadi juara Eropa tahun 2011. Saat itu, dia menangani pemain-pemain yang sekarang berkelas dunia bahkan kelas planet lain seperti Thiago Alcantara, Cesar Azpilicueta, David de Gea, Ander Herrera, sampai Juan Mata.

Thailand sepertinya rada panasan melihat tetangganya ini baru beli “mobil mewah”. Kebetulan Senamuang mundur dari jabatannya, maka tak tanggung-tanggung mereka langsung merekrut pelatih tak kalah kelas dunianya.

Rajevac seorang pria asal Serbia yang diketahui berpengalaman menangani timnas Ghana, Qatar, dan Aljazair. Dia memegang Ghana di Piala Dunia 2010 dan menangani pemain-pemain jago dan top Eropa macam Kwadwo Asamoah, Sulley Muntari, Andre Ayew, Asamoah Gyan, sampai Kevin-Prince Boateng.

Penampilan Ghana di Piala Dunia juga terbilang mengesankan. Mereka mampu mencapai babak perempat final sebelum disingkirkan Uruguay gara-gara Luis Suarez. Ya, laga itu jadi fenomenal setelah Suarez menggagalkan sundulan pemain Ghana pakai tangan pada menit terakhir babak ekstra time.

Suarez membayangkan dirinya sebagai seorang kiper, bahkan pemain voli. Sayang, penalti yang diambil Gyan gagal total. Skor tetap 1-1 dan mereka tersingkir di babak adu penalti. Kalau saja lolos, Ghana bakal jadi tim Afrika pertama yang masuk ke semifinal Piala Dunia.

Itulah sekilas kehebatan Rajevac. Jika tadinya Indonesia diharapkan dapat mengimbangi atau lebih kuat dari Thailand dengan sentuhan Milla, tapi Thailand ternyata melakukan strategi yang sama biar enggak disaingi Indonesia.

Begitulah tetangga. Tetangga memang kadang suka iri saja.

Main photo credit: La Gazette du Fennec

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here