Manchester City berhasil meraih kemenangan di laga pembuka Premier League mereka musim 2020/2021. Melawan klub Portugal wannabe a.k.a Wolverhampton, City menang dengan skor 3-1 di Molineux Stadium.

Portugal connection memang kental terasa di skuat Wolves. Macam Arsenal zaman Arsene Wenger saja. Maklum, Wolves ini pelatihnya juga asal Portugal soalnya.

Saat ini saja sudah ada delapan pemain asal Portugal di skuat Wolves yang beberapa di antaranya bahkan merupakan pemain inti. Belum lagi ditambah Nelson Semedo yang baru bergabung dari Barcelona.

Sekalian saja Cristiano Ronaldo, Luis Figo, sama Eusebio direkrut juga biar makin joss. Kalau tidak ada peraturan pemain home grown, Wolves mungkin mau dijadikan Portugal versi klub nantinya.

Tapi sayang Portugal wannabe gagal meraih kemenangan kala bertemu dengan Manchester City.

Kalah pada dominasi penguasaan bola dan peluang, Wolves sudah kebobolan di menit ke-20 melalui gol Kevin “Home Alone” De Bruyne.

Mirip dengan klub tetangga yang namanya depannya sama, City menggunakan jurus mereka satu kali. Memang harus dibawa-bawa tim yang satu ini. Gak ** gak makan soalnya kalau kata fans mereka.

Jurus yang bernama penalti itu memang damage-nya ngga ngotak. Kemungkinan jadi gol sangat tinggi. Benar saja, De Bruyne yang mengambil eksekusi, mampu menuntaskan tugasnya dengan baik.

Hanya 12 menit berselang, City menggandakan keunggulan lewat sepakan pemain muda yang sempat keciduk 4646 di hotel saat membela timnas Inggris, Phil Foden.

Wolves sempat menghidupkan asa lewat gol Raul Jimenez di menit ke-78. Namun gol Gabriel Jesus di injury time mengunci kemenangan 3-1 City atas tim tuan rumah.

“Pada situasi seperti sekarang, dia memiliki peran yang sangat penting. Tendangan penaltinya begitu kuat dan bermain sangat baik. Dia suka bermian sepak bola dan tak merasakan tekanan,” puji Pep Guardiola, terkait performa De Bruyne, dikutip dari INews.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here