Pada laga persahabatan yang dijalani Spanyol melawan Swiss, mereka harus puas pulang dengan tangan hampa tanpa mendapat poin. Bukan karena kalah, namun karena memang belum memulai laga grup Piala Dunia. Spanyol hanya bermain imbang 1-1 ketika melawan Swiss dalam laga uji coba tersebut.

Meski bermain imbang, Spanyol tetap belum terkalahkan selama ditangani Julen Lopetegui. Hasil ini merupakan laga ke-19 Lopetegui menangani timnas Spanyol. Dari jumlah laga tersebut, belum pernah Spanyol menelan kekalahan. Total 13 kemenangan dan enam hasil imbang yang diraih oleh Spanyol.

La Furia Roja” sempat unggul terlebih dahulu dalam laga yang digelar di Estadio de la Ceramica tesrebut. Namun sebuah blunder dari David De Gea memaksa skor menjadi imbang. Tidak biasa-biasanya De Gea melakukan blunder.

Bermain di negara sendiri, Spanyol memulai laga dengan baik. Mereka tidak malu-malu untuk melakukan serangan walau tidak disuruh. Sejak menit awal Spanyol langsung mengancam gawang Swiss yang dijaga Yann Sommer.

Sepakan Koke di menit kedua sudah memaksa SomMer jungkir balik menyelamatkan gawangnya. Umpan dari David Silva langsung disepak Koke dengan keras dari luar kotak penalti. Tendangannya kemudian membentur bokong dari Valon Behrami. Untung saja bola tidak masuk ke bokongnya.

Bola yang kemudian berbelok arah dengan sigap langsung dihalau oleh Sommer yang nama saudaranya sepertinya bukan Winter. Gawang dan bokong Behrami pun masih aman.

Swiss bukan tanpa perlawanan. Perlahan mereka mencoba untuk membangun serangan. Setelah berhasil membangun serangan, mereka tidak lantas melakukan ‘selametan’ dengan acara potong tumpeng. Namun ancaman yang dilakukan Swiss belum mampu menembus gawang De Gea.

https://twitter.com/Coral/status/1003327956897300481

Anak asuh Vladimir Petkovic justru harus kebobolan pada menit ke-29 melalui gol yang lumayan “golazo”. Umpan lambung David Silva diteruskan oleh Alvaro Odriozola dari luar kotak penalti dengan sebuah tendangan first time.

Dengan mata yang terbuka dan tidak lupa sambil bernapas, Odriozola melepaskan tendangan menukik ke pojok kanan bawah Sommer. Gol Odrizola tersebut membuat Spanyol memimpin 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Spanyol semakin sering menekan. Namun serangan yang mereka lakukan seperti harimau yang sering diajak foto di Taman Safari alias tidak terlalu berbahaya. Berbagai peluang yang mereka hasilkan tidak diiringi dengan penyelesaian akhir yang baik.

Sayang sekali alih-alih kembali mencetak gol, Spanyol harus kebobolan di menit ke-62. Breel Embolo melepaskan operan datar yang langsung di-kotak+R2 oleh Stephan Lichtsteiner. Bola yang meluncur ke gawang kemudian ditepis oleh De Gea dengan setengah-setengah. Mungkin dikiranya kue pancong yang kalau setengah matang terasa lebih enak.

Alhasil bola tepisan setengah hatinya tersebut jatuh di kaki Ricardo Rodriguez yang tanpa usaha berarti bisa mencetak gol dengan kaki kanannya. Kalau mau pakai kepala susah soalnya sebab bola bergulir datar. Skor menjadi imbang 1-1.

Setelah Swiss menyamakan skor, Spanyol bermain dengan intensitas yang makin tinggi. Swiss pun terpaksa bermain bertahan di kotak penalti. Kalau mereka bertahan di bangku cadangan tidak ada gunanya. De Gea pun makin jarang terlihat di layar karena pertandingan jadi seperti setengah lapangan saja.

Swiss yang sanggup menahan gempuran Spanyol memaksa pertandingan berakhir dengan kedudukan 1-1. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, hasil seri ini tak akan mendapatkan poin sama sekali karena ini cuma ajang friendly.

Pasca pertandingan, pelatih Spanyol yaitu Julen Lopetegui mengatakan bahwa ia tetap memercayakan posisi penjaga gawang kepada De Gea. Seperti diketahui bahwa De Gea sempat melakukan ‘sedikit’ blunder di laga itu.

“David tahu bahwa saya tahu dia akan membawa kami melangkah pada banyak pertandingan dan saya tak punya keraguan (mengenai dirinya),” kata Lopetegui dikutip dari Detik.

 

Main photo: Vaaju.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here