Jerman meraih hasil positif saat melakoni laga coba-coba terakhir melawan Arab Saudi. Padahal, Arab Saudi mencetak gol lebih banyak dari Jerman pada laga ini, tapi justru Jerman yang menang. Aneh.

Ya, Arab memang mencetak dua gol pada laga ini, tapi satunya ke gawang sendiri. Alhasil skor 2-1 justru buat tim berjuluk “Der Panzer“.

Jerman seperti biasa tampil dominan seperti istri-istri yang menguasai duit suaminya. Baru menit kedelapan, Timo Werner sudah membuat gol yang cukup telak ke gawang Arab yang nama-nama pemainnya sudah seperti orang Arab.

Berawal dari umpan LDR yang enak banget dari seorang pemain Jerman, entah siapa namanya, lalu disambut oleh Marco Reus yang lagi tumben enggak cedera. Cukup dengan sentuhan manja, Reus membagi bolanya kepada Werner yang langsung di-jebret olehnya.

Tak puas dengan 1-0, Jerman masih melakukan serangan membombardir tim Arab yang berkostum hijau kayak Klorofil produk MLM. Reus bahkan sampai berhasil menendang bola ke tiang gawang yang sama sekali tak diduga-duga oleh kiper Abdullah Al Muaiouf.

Namun, Arab memakai settingan Offside Trap sehingga banyak pemain Jerman yang kena jebakan betmen. Hanya dalam beberapa menit di babak pertama, tercatat Jerman sampai empat kali kena offside. Sebentar-sebentar priit jadi bikin malas menontonnya. Padahal cuma nonton highlights-nya lewat Youtube.

Sampai akhirnya, serangan tujuh hari tujuh malam tanpa Yasinan itu memaksa Arab memungut bola dari gawangnya. Parahnya lagi mereka sendiri yang mencetak golnya. Mentang-mentang bulan Puasa, Arab Saudi menyedekahkan golnya untuk Jerman. Semoga barokah.

Berawal dari serangan Werner di sisi kanan pertahanan “الصقور الخضر”, Werner memberikan umpan ke jantung pertahanan Arab kepada Thomas Mueller. Dia lalu mendapat challenge dari Omar Hawsawi sambil sleding. Nahas, sleding-annya tak mengenai tembolok Mueller, justru kena bola yang membuatnya masuk ke gawang sendiri.

 

https://twitter.com/DFB_Team_EN/status/1005007066866634752

Di babak kedua, Jerman mencoba menambah keunggulan. Namun usahanya masih gagal. Justru Arab yang memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 lewat usaha dari penalti.

Tendangan penalti Mohammed Al-Sahlawi sebetulnya gagal alias berhasil diblok oleh kiper Marc-Andre ter Stegen. Namun bola balik lagi ke pemain Arab, kali ini bernama Taisir Al-Jassim. Dengan enak bola ditendang apalagi usai menggocek bek sekelas Mats Hummels.

Skor 2-1 sebenarnya tak menggambarkan Jerman yang sesungguhnya, yang dihuni pemain-pemain kelas dunia. Namun hasilnya terbilang masih seperti remahan Astor alias tak ada apa-apanya. Entah Jermannya yang menurun, atau Arabnya yang mengalami kenaikan kualitas.

Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Austria. Namun Jerman memang suka begitu. Di laga-laga uji coba suka ngelawak, tapi pas turnamen betulan mampu mengeluarkan kemampuan yang sesungguhnya.

Makanya, Joachim Loew tampak tenang meski timnya cuma menang 2-1. Itu sudah cukup bagus ketimbang kalah 1-2 dari Austria.

“Kami cukup bagus di babak pertama, tapi kendur di babak kedua. Kami sudah punya banyak peluang dan saya sudah tahu kelemahan Jerman. Kami terlalu membiarkan Arab melakukan serangan balik. Kami akan perbaiki itu dan saya yakin pekan depan kami akan bermain lebih hidup dan dinamis,” tutur Loew.

Main photo: @DFB_Team_EN

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here