Ole Gunnar Solksjaer kedapatan ngomel-ngomel saat timnya Manchester merah mengalahkan Everton. Belagu benar ini Ole, sudah menang pakai acara marah-marah segala. Gimana kalau kalah, mungkin sudah mengurung diri di kamar sambil memandangi langit-langit.

Pada laga melawan Everton, MU memang sukses mengalahkan papan atas Liga Primer tersebut. Hal ini cukup menggembirakan mengingat status MU saat ini adalah tim papan tengah agak ke bawah.

Apalagi, MU tertinggal duluan dari gol Bernard bukan Mahfoudz. Gol Bernard dibalas Bruno Fernandes dua gol sekaligus plus dari Edinson Cavani di penghujung laga.

Rupanya, Ole yang tidak berjualan odading itu ngamuk dengan jadwal padat yang merugikan MU. MU baru saja main di Liga Champions hari Selasa lalu disuruh main lagi hari Sabtu sore. Apalagi mereka sebelumnya main di Turki.

“Kami disiapkan supaya kalah. Jam kick off-nya membuat kami kalah,” kata Solskjaer kepada BT Sport yang disalin dari Detik.

“Kami baru berada dari Turki, memainkan banyak pertandingan musim ini, kami kembali pada Kamis pagi dan setelahnya kami bermain pada jam makan siang pada Sabtu [waktu Inggris].”

Ole lalu menyesalkan beberapa pemainnya yang tak punya waktu beristirahat. Boro-boro liburan ke Bali, mau rebahan saja sulit. Akibatnya para pemain rentan cedera.

“Anak-anak ini layak mendapatkan kondisi yang lebih baik. Luke Shaw mengalami cedera karena hal itu. Ini cedera hamstring yang bisa lama, dan Marcus Rashford juga mungkin cukup kesulitan. Otoritas mengatur kami supaya gagal, siapa yang bertanggung jawab? Kami sudah muak dengan hal ini.”

“Para pemain musim ini, di saat pandemi seperti ini, terkuras secara mental dan fisik. Mari kita bermain pada Minggu, tapi ada jeda internasional setelah ini. Ini lelucon,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here