Ada pemandangan unik saat Barcelona menjuarai trofi satu-satunya musim ini, Copa del Rey, usai mengalahkan Deportivo Alaves. Sang kapten yang diketahui bernama Andres Iniesta, mengajak Sergio Busquets untuk sama-sama mengangkat piala.

Sebenarnya bukan kali ini saja sebuah kapten tim mengangkat piala bareng seorang rekannya di klubnya. Salah satunya pernah dilakukan Frank Lampard dan John Terry saat Chelsea menjuarai Liga Champions 2012.

Kapten utama Chelsea sejatinya adalah Terry tanpa Putri. Namun karena terkena akumulasi, dia enggak main di final dan ban kapten diserahkan ke Lampard. Lantaran tak mau belagu melangkahi kapten aslinya, Lampard mengajak Terry mengangkat piala kuping lebar itu bersama-sama.

Kejadian serupa sangat jelas terjadi pada penyerahan piala Copa del Rey kemarin. Iniesta yang berhak mengangkat piala seorang diri, ternyata meminta Busquets menemaninya. Ada apa gerangan? Untung saja hanya angkat piala bareng, bukan mandi bareng.

Usut punya usut, pemain berusia 33 tahun itu minta bantuan Busquets untuk mengangkat piala karena keberatan. Berat di sini dalam makna sebenarnya atau denotatif.

Trofi Copa del Rey memang besar dan cukup berat. Trofi itu merupakan trofi anyar yang baru dibuat pada 2011 lalu oleh Federico Alegre.

Beratnya sekitar 15 kiloan sehingga kalau dibawa dengan satu tangan selama satu jam keliling SUGBK sambil jogging sore, pasti bakal terasa lelah juga. Pertanyaannya, berat mana 15 kg trofi Copa del Rey dengan 15 kg kapas? Tak penting memang. Tapi penting buat iseng-iseng.

Kembali ke penyerahan piala, hal itu yang menjadi alasan utama Iniesta untuk meminta bantuan Busquets. “Saya hanya membutuhkan bantuan, tak ada hal lain,” ujar Iniesta dikutip AS.

Masa iya tak ada hal lain? Sebenarnya jawaban itu juga terbilang aneh. Pasalnya, kapten-kapten Barca sebelumnya termasuk Iniesta sendiri pernah mengangkatnya sendirian. Kuat-kuat saja, tak perlu bantuan siapapun, apalagi sampai minta pertolongan wasit seperti saat main di lapangan.

Ternyata memang ada udang di balik bakwan. Setelah dikorek lagi, pemain berwajah imut itu baru mengungkapkan hal lainnya. Jadi awalnya dia cuma sepik doang.

Usut punya usut punya usut, pengangkatan piala secara gotong-royong itu merupakan simbol tongkat estafet kepada Busquets. Ya, Busquets merupakan kapten ketiga setelah Lionel Messi.

Iniesta sepertinya sudah siap-siap undur diri dari Barcelona. Apalagi santer diberitakan pemain asli binaan Barca itu bakal pindah lantaran kontraknya habis pada Juni 2018. Lalu pertanyaan selanjutnya, kenapa bukan Messi yang diajak angkat piala?

Hanya Tuhan dan Iniesta yang tahu. Bisa jadi, karena Busquets merupakan pemain akamsi Spanyol dan Barcelona. Kalau Messi bukan asli Barcelona, melainkan Argentina yang negaranya jauh sekali dari Indonesia.

“Hal itu jadi sebuah hal yang bagus buat Busquets, karena pada masa mendatang dia bakal mengangkat trofi milik Barca sendiri,” Iniesta mengakui.

Siapapun itu, Barcelona akan tetap angkat piala jika memenangkan kejuaraan. Mereka tak akan angkat piala jika tak memenangkan kejuaraan. Sekian.

Main photo: Diario AS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here