Arsenal dipastikan maju ke babak perempat final FA Cup usai menaklukan perwakilan tim asal kasta ketiga liga di Inggris, Porsmouth. Bertanding di Fratton Park, Arsenal menang dengan skor 2-0 atas tim tuan rumah.

Kesedihan memang sedang menyelimuti kubu Arsenal setelah mereka tersingkir dari kompetisi Liga Malam Jumat alias Europa League.

Bertanding di leg kedua melawan Olympiakos, Arsenal tentu lebih dijagokan saat itu. Tapi mereka justru membuat kejutan dengan kekalahan, di kandang, lewat gol menit ke-119 pula. Sedih sampai ke ubun-ubun.

Tapi kini luka akibat kekalahan tersebut rasanya bisa sedikit terobati dengan kemenangan di ajang gacoan mereka, FA Cup. Pada kompetisi ini Arsenal memang menjadi sosok abang-abangan dengan peraih gelar terbanyak yaitu sejumlah 13 trofi.

Lawan dari Arsenal juga bisa dibilang memiliki level di bawah Arsenal. Dari divisi ketiga soalnya. Kalau menang biasa saja jadinya. Wajar. Tapi kalau kalah baru tidak biasa.

Mereka pun mendominasi jalannya laga dengan 74 persen penguasaan bola sepanjang 90 menit pertandingan. Padahal Mikel Arteta menurunkan banyak ABG-ABG Arsenal alias para pemain muda di laga ini.

https://twitter.com/brfootball/status/1234619246023528450?s=20

Beberapa peluang emas didapat para pemuda Arsenal. Namun tidak ada yang berakhir dengan gol.

Pada akhir babak pertama, operan silang Reiss Nelson yang ngumpan tapi rasa-rasa nge-shoot karena kencang sekali, mampu diteruskan pemain dengan nama susah, Sokratis Papastathopoulos menjadi gol. Babak pertama berakhir 1-0 untuk Arsenal.

Babak kedua baru berjalan enam menit, Arsenal kembali menambah gol. Lewat assist kedua Nelson, bola mampu disambar Eddie Nketiah dari sudut sempit.

Hingga akhir laga Arsenal tak mampu menambah gol. Skor 2-0 bertahan dan memastikan mereka tim pertama yang lolos ke babak selanjutnya.

“Ini tempat sulit tapi saya memiliki kepercayaan pada anak-anak ini,” kata Arteta kepada Goal.

“Mereka selalu merespons dan saya selalu tahu mereka akan melakukan itu. Mereka harus belajar dari momen sulit dan mengelola mereka tapi mereka memiliki bakat dan keinginan, lihat bagaimana mereka bekerja. 

“Clean sheet benar-benar penting dan kami menjaga set-piece jauh lebih baik.”

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here