Kasihan sekali Inter Milano. Melakukan serangan tujuh hari tujuh malam tanpa tumpengan, gagal mendapatkan gol. Sebaliknya, mereka malah kebobolan di penghujug laga. Inter pun kalah 0-1 dari Real Madrid.

Inter ini memang sepertinya harus diruwat. Bawa saja ke dukun supaya dibaca-bacain biar sialnya hilang. Bagaimana tidak sial, sudah masuk Pot 1 tetap saja masuknya grup neraka bersama Real Madrid dan Shakhtar Donetsk. Ketemunya dia lagi dia lagi.

Nah, bermain di laga perdana lawan Madrid di depan suporternya sendiri, Inter juga bisa dibilang kurang beruntung. Soalnya kipernya Madrid, Thibaut Courtois, tampil ganteng gemilang malam itu. Entah ada berapa penyelamatan dia lakukan.

Jatuh-bangun Courtois sukses menepis 5-6 peluang kunci dari Inter yang sejak menit pertama langsung tampil ngegas dan dominan. Inter ini tinggal tunggu golnya saja sebetulnya.

Edin Dzeko tercatat tiga kali melakukan serangan yang bisa dipatahkan Courtois. Yang paling parah itu sundulan korner Dzeko yang mampu ditepis Courtois. Bola pantul gagal disambar Milan Skriniar yang ada di depan congornya.

Lagi asyik-asyiknya menyerang, Inter malah kebobolan pada menit ke-89. Sebuah serangan skema sederhana dari “Los Blancos” mampu menemukan Rodrygo dengan tendangan pas. Kalau tidak pas, pasti itu bola meleset entah ke mana.

Kiper Samir Handanovic seperti biasa melakukan tugasnya dengan baik. Yakni hanya planga-plongo di depan gawangnya saat Rodrygo melakukan serangan. Mungkin dia sudah tahu bola bakalan masuk, jadi percuma dia jatuh-jatuhan menepisnya. Bikin capek saja.

Skor akhir 1-0 untuk keunggulan Madrid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here