Marcos Llorente telah memastikan bergabung dengan Atletico Madrid pada bursa transfer kali ini. Namun ternyata sebelum terjadi kesepakatan dengan klub rival Real Madrid tersebut, Llorente nyaris saja OTW ke Premier League.

Atletico sendiri dengan cepat mengamankan tanda tangan Llorente untuk mengisi posisi gelandang yang terancam ditinggal oleh Rodri. Pasalnya pemain tengah Atletico itu sedang menjadi buruan dari Manchester City.

Llorente akhirnya setuju untuk pindah ke klub yang sebenarnya rival dari Real Madrid itu. Memang kalau dilihat dari silsilah, keluarga Llorente ini memang Madrid banget.

Mulai dari ayah, paman, kakek, atau paman dari ayahnya, pernah bermain baik itu untuk Madrid, Atletico, atau keduanya. Pokoknya ada segambreng nama di keluarganya yang pernah membela kedua klub tersebut.

Wajar jadinya jika Llorente pun meneruskan karier dengan bermain di dua klub tersebut. Tak terpikir sepertinya untuk membela klub di luar kota Madrid macam gabung Cilegon United atau PSBS Biak Numfor.

Llorente ditebus dengan biaya yang diyakini mencapai 40 juta euro atau sekitar 638 miliar rupiah. Pemain berusia 38 kurang 14 tahun tersebut menandatangani kontrak selama lima tahun di Wanda Metropolitano atau hingga tahun 2024 mendatang.

Pihak Madrid sendiri memang sedang melakukan garage sale setelah memiliki jumlah pemain yang terlalu banyak. Setelah mendapatkan lima pemain baru, Madrid kini memiliki total 37 pemain. Sementara liga hanya mengizinkan ada 25 nama yang didaftarkan.

Nama Llorente masuk daftar jual sebab diperkirakan tidak akan masuk dalam rencana skuat Zinedine Zidane di musim depan.

Ternyata sebelum bergabung dengan Atletico, Llorente sudah nyaris otw ke Premier League. Sejumlah klub memang menyatakan ketertarikan seperti Arsenal dan Manchester United. Namun yang paling serius adalah Liverpool.

Bahkan menurut Julio Llorente, paman sekaligus agen Marcos, telah terjadi pembicaraan terkait kepindahan ke Liverpool dengan Zidane.

“Saya menghubungi beberapa klub untuk memberi tahu mereka apa yang telah terjadi, percakapan sudah dilakukan Zidane dan Marcos,” kata Julio Llorente dikutip dari Liputan6.

Tapi akhirnya Llorente yang nyaris otw, melakukan manuver macam yang sering dilakukan oleh para supir Bajaj. Memang suka begitu supir bajaj. Saat macet tiba-tiba ambil manuver dadakan ke kiri jalan berasa bodinya hanya sebesar motor.

Ia batal hengkang ke Liverpool sebab hanya akan dijadikan pemain pelapis dari skuat inti “The Reds”.

“Salah satunya adalah Liverpool, tetapi posisi Marcos bukan inti dan dia bukan prioritas,” tuturnya. Tapi Atlético, mereka yang mengambil langkah terkuat dan meyakinkan kami. Kurasa kami benar. Kuharap begitu, kuharap Marcos melakukannya dengan sangat baik,” terang Julio.

https://twitter.com/Rygista/status/1071803221327384576

Main photo: @atletienglish

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here