Klub kaya raya tajir mampus di Italia, Juventus, harus menerima kenyataan pahit ditahan imbang tim minimalis di Seri A, Lecce. Mungkin ini karena Maurizio Sarri mengistirahatkan Cristiano Ronaldo alias bang Krisno di laga ini.

Lecce yang tak perlu ditambah huruf T di akhirannya, sukses menahan imbang jawara sekian tahun Seri A dengan skor 1-1. Mereka memaksa Juve untuk adu penalti.

Namun perlu digaris bawahi, adu penalti di sini bukanlah babak adu penalti setelah keduanya main seri. Tapi kedua gol di laga ini tercipta lewat penalti. Jadi sudah seperti adu-aduan saja.

Juve memang tampil sangat dominan di laga ini. Setengah lapangan dikuasai “Bianconeri” yang memakai kostum putih-putih macam mau upacara bendera.

Mereka sukses mencetak gol lewat Gonzalo Higuain. Namun dianulir karena ketahuan berposisi offside.

Segenap peluang dibuang sayang. Mulai dari Federico Bernadeschi sampai Paulo Dybala yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Gabriel.

Sepintas, sebenarnya Juve bisa menang gampang sekali. Pertahanan Lecce cukup mudah ditembus. Tapi ya itu, namanya belum rezeki. Ada saja yang miss. Mulai dari kena kiper, sampai dipentokin ke tiang gawang.

Bernadeschi di babak kedua dapat peluang emas segede gaban, kiper sudah lewat, gawang kosong. Malah dikenakan ke tiang. Mantap soul!

Mungkin gara-gara Maurizio Sarri tak memainkan Ronaldo. No Ronaldo, No Party! Nyatanya tanpa Ronaldo Juve bak kangkung warteg dari pagi, layu banget tak berenergi buat bikin gol.

Juve memang unggul duluan lewat gol penalti Dybala. Gara-garanya Emre Can dijatuhkan di kotak penalti akibat tekel kobra dari pemain Lecce.

Namun selang enam menit, giliran Lecce yang dapat penalti. Lagi-lagi Matthijs De Ligt yang menyebabkan penalti akibat handball. Ini sudah kedua kalinya De Ligt menyebabkan penalti gara-gara handball. Sebelumnya dilakukan saat lawan Inter.

Mungkin besok-besok tangannya diikat saja. Atau diborgol ke belakang biar kayak tahanan begal. Lalu jalan pincang kena timah panas.

Marco Mancosu yang namanya tidak beken di kalangan sepak bola, sukses membobol gawang penalti dengan mudah. Hasil 1-1 dua-duanya lewat penalti. Mending dilakukan penilaian penalti mana yang lebih bagus, Dybala atau Mancosu.

Hingga peluit akhir, Juve tak mampu memenangkan laga. Ini kedua kalinya mereka seri, kehilangan peluang mendapatkan poin.

“Pada akhirnya, kami terjebak dalam pertempuran yang bukan gaya kami. Kami menciptakan banyak peluang mencetak gol dan tidak memanfaatkannya,” ujar Sarri dikutip Bola.com.

https://twitter.com/Joashalexis69/status/1188172418092863493

Main photo: Time24New

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here