Partai final Copa America 2019 menjadi laga yang sangat emosional bagi Gabriel Jesus. Membuat assist, lalu mencetak gol, laga harus diakhiri GabJes dengan kartu merah yang diterimanya.

GabJes tampil cukup bagus setelah membuat assist untuk gol pembuka Brasil ke gawang Peru di laga tersebut. Umpan silangnya mampu diselesaikan oleh Everton dengan tembakan first time. Meski tanpa bunga dan puisi gombal, tembakan tersebut langsung diterima oleh gawang.

Pemain yang alisnya tebal meski tidak setebal busa jok motor baru itu bahkan mampu mencetak gol di penghujung babak pertama yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Brasil.

Sebelumnya pada pertengahan babak pertama, GabJes diganjar kartu kuning setelah terlibat insiden dengan Yoshimar Yotun. Petaka datang bagi GabJes di babak kedua tepatnya pada menit ke-70 ketika ia dihadiahi kartu kuning kedua a.k.a kartu merah oleh wasit. Padahal jelas Gabriel Jesus sedang tidak berulang tahun.

Memang kalau untuk ‘surprise’-nya, dapet banget. Sayang hadiah kartu merah itu tidak dibungkus kado dan pita.

Gabriel Jesus juga sangat terkejut setelah menerima kartu kuning. Mirip dengan ekspresi Awkarin sewaktu mendapat surprise dari Gaga di hari ulang tahunnya.

Tak hanya itu, GabJes terlihat sangat kecewa setelah diusir wasit keluar lapangan. Ia kemudian melampiaskan emosinya dengan menendang botol air di pinggir lapangan.

Gabjes kemudian mendorong monitor VAR yang berada di dekatnya hingga nyaris jatuh. Pokoknya mengamuk tidak ketolonga dia. Terlihat seperti tantrum kalau pada anak-anak. Harus dibujuk mau dibelikan mainan Tayo, remote control, hotwheels, iPhone XR, sama motor NMax baru mau berhenti menangisnya.

Untung GabJes tidak mengamuk sampai mengacak-acak sepitenk stadion lalu diberesi kembali, disemen, dicor, lalu dibuatkan taman kecil di atasnya.

Pada lorong pemain kemudian GabJes terlihat terduduk di tangga sembari menangis. Belakangan GabJes mengaku bahwa dirinya salah melakukan hal seperti itu. Ia pun mengatakan permintaan maaf karena sikapnya yang cukup kekanak-kanakan.

“Saya ingin meminta maaf. Seharusnya saya tidak begitu dan saya juga harus bisa tumbuh lebih dewasa,” kata Jesus dikutip CNN Indonesia.

Kartu merah yang diterima GabJes itu memang sedikit terobati setelah Brazil memastikan diri meraih kemenangan di laga itu. Brasil pun menambah koleksi trofi Copa America mereka menjadi sembilan.

Pelatih Peru, Ricardo Gareca, mengakui keunggulan Brasil di laga tersebut. “Hasil yang adil karena Brasil menang. Kami memiliki momentum tapi gol kedua, mereka memanfaatkan peluang mereka. Kami datang ke sini berharap untuk menang tetapi mereka sangat efektif,” katanya.

https://twitter.com/ODDSbible/status/1148242904483282944

Main photo: thenational.ae

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here