Sebuah pertandingan menegangkan terjadi kala Napoli bertandang ke markas RB Salzburg di Red Bull Arena. Duel sengit akhirnya berhasil dimenangkan tim tamu. Salzburg terpaksa menelan obat puyer akibat kekalahan tipis 2-3 atas Napoli.

Khusus buat anak-anak yang enggak bisa minum pil, biasanya dibikin puyer. Namun obat puyer ini pahitnya minta ampun. Salzburg pun dipaksa Napoli minum obat puyer di depan warganya sendiri.

Laga tersebut berjalan layaknya kesenian palang pintu yang saling berbalas. Bedanya bukan berbalas pantun di laga itu melainkan berbalas gol. Napoli cetak gol, lalu dibalas, lalu dibalas lagi, dan dibalas lagi.

Balas-balasan terus macam chat sedang PDKT yang sudah hawa-hawa bakal jadian. Teratur dan santun sekali dimana balas-balasan secara bergantian tanpa ada yang menyelak.

Sayang saja meski telah menampilkan laga yang seru dengan semangat perjuangan tanpa menyerah jurustandur alias maju terus pantang mundur, Salzburg harus menelan pil pahit setelah Lorenzo Insigne memastikan kemenangan tim tamu.

Selain pertandingan yang sangat menegangkan, sejumlah catatan terjadi pada laga ini. Dua gol sumbangan Dries Mertens menjadikan pemain asal Belgia itu melewati rekor ‘dewa’ Napoli, Diego Maradona.

Kini Mertens sudah mengumpulkan 116 gol selama bermain di Napoli, unggul satu gol dari Maradona.

Sementara itu pada kubu Salzburg, nama Erling Braut Haaland yang belakangan sedang ngetren, juga membuat beberapa catatan pribadi bagus. Ia menjadi top skor Champions sementara dengan enam gol.

Ia juga jadi pemain yang terus mencetak gol di tiga laga Champions perdananya secara beruntun. Untuk keseluruhan Haaland telah mencetak 20 gol dan lima assist dari hanya 13 pertandingan musim ini bersama Salzburg di semua ajang. Aroma-aroma besi cyborg mungkin sudah tercium ketika berada di dekatnya.

Napoli membuka keunggulan lebih dahulu pada laga tersebut dengan golnya di menit ke-17. Dari sudut sempit, Mertens melepaskan tendangan keras ke pojok gawang. Kalau main PlayStation, shooting bar-nya pasti sampai penuh saking kerasnya tendangan tersebut.

Haaland sempat menyamakan kedudukan melalui penalti sebelum babak pertama usai. Namun Mertens kembali membuat Napoli unggul di menit ke-64.

Laga ini macam milik mereka berdua saja, yang lain hanya figuran setelah Haaland kembali menyamakan kedudukan delapan menit berselang.

Lorenzo Insigne akhirnya ikutan mencetak gol satu menit berselang sekaligus memastikan kemenangan 3-2 Napoli atas tim tuan rumah.

Kemenangan ini menjaga Napoli di puncak klasemen sementara dengan poin 7 dari tiga laga. Sementara Salzburg tak beranjak dari peringkat ketiga dengan koleksi 3 poin.

“Saya sudah menduga (laga akan berjalan sengit), karena untuk menang di sini, kami harus bermain dengan pengorbanan dan menggunakan kecerdasan,” ujar Ancelotti dikutip dari Detik.

Main photo: bndestem.nl

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here