Gennaro Gattuso tidak menjalani debut manis bersama Napoli. Melawan Parma di depan warganya sendiri, mereka malah kalah 1-2. Lagian sih, Napoli sudah bagus bersama Carlo Ancelotti, malah downgrade ke Gattuso.

Napoli ini kurang sabar saja. Ancelotti kan terbukti pelatih bagus. Sudah pengalaman raih gelar Liga Champions beberapa kali. Namun rupanya presiden Napoli tak sabaran.

Maunya diganti sama pelatih yang juga enggak sabaran. Yakni Gattuso yang hobinya ngomel-ngomel.

Menghadapi Parma, baru empat menit sudah kebobolan. Kesalahan mendasar Kalidou Koulibaly yang katanya bek terbaik Seri A, mampu dimanfaatkan Dejan Kulusevski.

Setelah itu Koulibaly-nya langsung cedera usai tersungkur mengejar Kulusevski. Kasihan banget. Sudah blunder lalu cedera.

Partenopei” lalu menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Arkadiusz Milik. Milik mencetak gol template yakni lewat sundulan kepala bagian samping.

Skor 1-1 sampai menjelang injury time, tiba-tiba Parma melakukan serangan balik yang cukup cepat dari Gervinho. Dia bekerja sama dengan Kulusevski, lalu dioper lagi ke Gervinho, kemudian masuk ke gawang.

Lumayan nyesek juga itu Napoli. Debut anyar pelatihnya dirusak oleh gol menit injury time. Ciyan.

Meski begitu, Gattuso enggan menyalahkan anak buahnya. Apalagi sampai gaplok-gaplokin para pemain. Dia cuma bilang kalau Napoli harus terbiasa lagi menang secara beruntun di Seri A.

“Saya pikir tidak benar untuk bahwa kami tidak beruntung. 10 menit awal laga sudah menunjukkan segalanya,” ujar Gattuso dikutip dari Detik.

“Ini adalah tim yang menderita pada level psikologis. Napoli tidak terbiasa tanpa kemenangan beruntun yang begitu lama di Serie A.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here