Napoli menelan kekalahan kelimanya musim ini setelah ditaklukan tim promosi Spezia 1-2. Parahnya, kekalahan ini terjadi di kandang mereka sendiri, di Stadion Diego Armando Maradona.

Kasihan kan mendiang Maradona. Pasti berharap Napoli lebih baik dari ini. Ternyata lawan tim sekelas Spezia saja tidak bisa.

Tanda-tanda kekalahan Napoli sudah terlihat sejak Lorenzo Insigne membuang-buang peluang di depan mata dan depan kakinya. Bola umpan Hirving Lozano meleset ditendang Insigne.

Spezia bahkan sampai memberi kesempatan emas kepada Insigne dan kawan-kawan supaya bisa mencetak gol. Kiper Ivan Provedel sempat berbuat yang enggak-enggak ketika menerima backpass.

Dia bingung dan ribet sendiri. Bola lalu diserobot Lozano dan diberikan kepada Insigne. Lagi-lagi Insigne gagal memaksimalkan peluang karena tendangannya bisa ditepis Provedel.

Bola lalu disambut lagi oleh Piotr Zielinski namun bisa di-clearance oleh bek Spezia. Lalu datang lagi Insigne kali ini berusaha dengan tendangan sepeda. Sok-sokan, tendangan biasa saja tidak masuk ini mau pakai tendangan sepeda.

Insigne kembali gagal dalam usaha keempatnya setelah tendangannya masih bisa ditepis Provedel. Padahal posisinya sudah tak terkawal Patwal.

Di babak kedua, virus Insigne tertular ke Andrea Petagna. Tendangan jarak dekat depan gawang lagi-lagi ditepis Provedel.

Untung saja virus Insigne kali ini tak segalak virus Corona. Petagna bisa membuka keunggulan Napoli setelah tendangan sambil sleding-nya bersarang di gawang Provedel.

Namun jangan senang dulu. Setelah ini terdapat dua kejadian yang bikin Napoli menangis. Spezia mendadak dapat voucher penalti setelah Tomasso Pobega dijatuhkan Fabian Ruiz. Striker M’Bala Nzola yang namanya lucu mampu menukarkan voucher tersebut dengan gol.

Napoli punya kesempatan yang lebih besar lagi buat menang setelah Spezia bermain dengan 10 orang. Ardian Ismajili dikeluarkan wasit setelah mendapat kartu kuning kedua.

Bukannya dimanfaatkan, mereka malah kebobolan. Pada menit ke-83, datanglah kejadian yang tak diinginkan Napoli tapi diinginkan Spezia.

Nzola yang lepas dari pengawalan tiba-tiba bisa menendang bola ke gawang Napoli. Sayangnya bola mengenai tiang. Untung saja di situ ada Pobega yang menyambut bola muntah tersebut. Spezia lalu merayakannya bak seperti juara Piala Dunia.

Pelatih Gennaro Gattuso sangat marah dengan performa timnya. Entah apa yang dilakukan Gattuso di ruang ganti.

“Kami menciptakan banyak hal, hari ini sulit untuk membicarakan pertandingan. Kami terlalu gugup, kami kehilangan akal. Kami tidak menerima bahwa kami bisa kebobolan gol dan akhirnya merusak permainan sendiri,” ujarnya, dikutip Suara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here