Barcelona masih sok-sokan misterius dalam menentukan pelatihnya musim depan. “Blaugrana” memang sudah dipastikan ditinggal Luis Enruqie meski tidak sampai selama-lamanya karena usia tak ada yang tahu.

Enrique memilih mundur karena tak kuat menghadapi tekanan, cobaan, dan ujian sebagai pelatih Barca. Mundurnya pun mundur ke belakang karena kalau namanya maju berarti ke depan.

Teka-teki silang pun bermunculan. Siapa orang yang tepat menangani Lionel Messi dan teman-teman kantornya. Nama Massimilliano Allegri dan Jorge Sampaoli muncul ke permukaan, entah siapa yang memunculkan.

Namun, keputusan siapa yang akan in-charge musim depan ternyata bukan di tangan Presiden Josep Maria Bartomeu. Meski keputusan akhirnya ada di tangan Tuhan YME, tapi sebelumnya meski lewat tangan Direktur Teknis Barca bernama Robert Fernandez.

Penunjukkan pelatih memang dibicarakan bareng-bareng, secara musyawarah dan mufakat. Namun, keputusan akhir untuk memakai pelatih A atau tidak ada di tangan Fernandez.

“Nama pelatih saya yang memutuskan. Itulah kenyataan. Sudah pasti saya duduk bersama presiden dan beberapa manajer untuk bahas opsi terbaik buat tim. Tapi pada akhirnya saya yang memutuskan,” ujar Fernandez, rada sok, kepada Cadena SER.

Fernandez boleh saja berbangga hati sampai hidungnya mekar. Tapi kalau tak hati-hati dalam memilih dan memutuskan, maka nyawa Barca akibatnya. Salah-salah tunjuk bisa mengacaukan masa depan Barca yang masih terlihat berkilau kayak rambut bintang Sunsilk.

Sejauh ini baru dua nama itu saja yang muncul ke permukaan. Tidak pernah ada nama pelatih Djadjang Nurdjaman maupun Rahmad Darmawan yang diangkat oleh media-media Spanyol sana.

Main photo credit: Sport English

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here