Kekalahan 0-2 dari Swansea City membuat Leicester City kini berada di bibir zona degradasi. Padahal, “The Foxes” masih berstatus juara Liga Inggris. Tapi entah kenapa bisa babak belur begini.

Sejak punya hobi baru, yaitu kalah, Leicester memang melorot posisinya ke peringkat ke-17 dengan 21 poin saja hasil dari lima kemenangan, enam seri, dan 14 kali kekalahan. Mereka hanya berjarak dua poin dari Sunderland yang senang menjadi telapak kaki klasemen Liga Primer.

Parahnya lagi, tim asuhan Claudio Ranieri bukan hanya belum meraih kemenangan tahun ini, tapi juga tak mampu membuat satu pun gol ke gawang lawan selama periode tersebut. Padahal kalau mau menang ya harus bisa mencetak gol ke gawang lawan. Cukup sederhana sebenarnya bermain bola itu.

Untung saja, Leicester masih cukup bagus penampilannya di Liga Champions. Mereka lolos ke babak 16 besar dengan sukses meski di laga akhirnya tetap saja dibantai oleh Porto 0-5.

Namun, kondisi di Liga Primer jelas memprihatinkan. Padahal skuatnya tak jauh beda dengan musim lalu hanya kehilangan sosok N’Golo Kante, Ritchie de Laet, Jeffrey Schlupp, dan Gokhan Inler. Ternyata banyak juga.

Tapi entah gimana, permainan mereka memang tidak sejelas musim lalu. Makanya kalah melulu. Padahal Ranieri sudah makin putih rambutnya memikirkan permainan terbaik tetapi tetap saja timnya belum laku-laku.

Itulah yang membuat pelatih tim nasional Wales, Chris Coleman, menyebut Leicester kini seperti sekumpulan zombie yang siap dibasmi oleh Rick Grimes dan kawan-kawan di film The Walking Dead.

“Saya sangat prihatin melihat Leicester. Mereka kekurangan percaya diri dan seperti sekumpulan mayat berjalan saat ini,” ujar Coleman yang sok-sokan mengomentari klub orang.

Jika melihat zombie di film-film, memang cukup ganas tetapi sebenarnya bodoh karena mereka terkadang mudah ditipu-tipu. Mirip dengan Jamie Vardy dan kawan-kawan, yang badannya pada besar-besar begitu gagah sebelum main. Tapi ketika main melempem kayak kerupuk kelamaan di kaleng.

“Mereka sebenarnya adalah kumpulan pemain yang sangat tulus tapi terkadang Anda tak bisa hanya seperti itu. Anda harus lebih kuat dan butuh percikan semangat dari seseorang. Mereka butuh sesegera mungkin melakukan apa yang pernah mereka lakukan,” tambahnya, dikutip Sky Sports.

Jika di film The Walking Dead dan beberapa film lainnya, virus zombie tidak ada obatnya. Biasanya cuma bisa dibunuh dengan ditusuk pada bagian kepalanya. Tapi kalau virus zombie yang ada di Leicester, obatnya cuma jalan-jalan ke Alexis.

Main photo credit: The18

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here