Musim ini bisa jadi momen kebangkitan Alvaro Morata di Premier League. Setelah musim lalu namanya terbang tenggelam macam lagu Netral, kini ia semakin percaya diri bersama pelatih baru Maurizio Sarri. Ia percaya akan kembali menunjukan performa terbaiknya untuk Chelsea.

Direkrut Chelsea pada musim lalu, Morata sempat ngegas di awal musim macam ibu-ibu di kereta yang sedikit-sedikit suka marah kalau tidak diberikan tempat duduk. Pada beberapa pertandingan awal, Morata menunjukan performa yang lumayan dengan menyumbang beberapa gol.

Namun makin lama, performa Morata malah makin melempem macam Chuba kelamaan di warung. Baiknya memang dikasih toples saja biar performanya tidak melempem.

Bahkan “The Blues” sampai mendatangkan striker baru yaitu Olivier Giroud dari Arsenal demi menjadi opsi tambahan di lini depan. Banyak pihak kemudian melontarkan kritik kepada mantan pemain Juventus dan Real Madrid tersebut.

Ternyata menurunnya performa Morata diakibatkan ia menderita cedera pada bahu. Namun Morata menyembunyikannya sampai cedera tersebut ternyata malah makin parah. Demi memulihkan kondisi, akhirnya Morata terpaksa menepi dari lapangan selama beberapa bulan.

Menurut Morata, musim lalunya bersama Chelsea adalah sebuah bencana yang untungnya tanpa korban jiwa. Wajar saja, hubungan sang pelatih yaitu Antonio Conte dan para pemainnya memang dikabarkan kurang harmonis sepanjang musim lalu.

Morata mengaku bahkan ia sempat tak tahu posisinya sendiri saat dipercaya untuk bermain. Agak amnesia sepertinya dia setelah cedera. Untung saja tidak pernah sampai berpikir bahwa dirinya merupakan bek lawan.

Pemain asal Spanyol itu mengatakan kesulitan untuk menemukan kepercayaan diri karena cukup lama tidak merumput akibat cedera.

“Tahun lalu berawal dengan baik tetapi pada akhirnya adalah bencana. Saya bahkan tak tahu di mana saya berada ketika saya dipercaya bermain,” kata Morata dikutip dari Liputan6.

Sempat mempertimbangkan untuk kembali ke Spanyol atau Italia, namun Morata pada akhirnya memilih bertahan. Meski akibat pilihannya tersebut, Morata gagal mendapat satu tempat di skuat Spanyol untuk Piala Dunia 2018.

“Tentu saja saya mempertimbangkan untuk kembali ke Spanyol atau Italia. Namun anda tak selalu bisa kabur dari kenyataan. Saya meninggalkan Spanyol untuk pergi ke Piala Dunia dan saya justru tak pergi,” paparnya.

Pemain dengan wajah yang sepertinya bisa buat wanita-wanita mengatakan rahimnya bersama mau meledak, kini siap untuk memulai lembaran baru kariernya. Apalagi yang bersangkutan habis mencetak dua gol sekali shoot alias punya anak kembar. Makin semangat tentunya dalam berkarier demi buah hati.

“Saya sudah menjadi ayah, saya punya pelatih baru, saya kembali ke tim nasional. Banyak hal penting telah berubah dalam hidup saya,” jelasnya. “Khususnya kedua anak saya, yang menjadi motivasi spesial dan sekarang saya berharap segalanya berjalan dengan baik di lapangan,” tutur Morata.

Morata sendiri sudah kembali dipanggil timnas Spanyol yang kini ditangani oleh Luis Enrique.

Main photo: chelseanews24.com

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here