Peribahasa ada uang ada barang sepertinya tepat untuk menggambarkan Manchester City dalam beberapa tahun ke belakang ini. Gelontoran uang ‘timur tengah’ yang tidak tanggung-tanggung jelas membuahkan hasil. Pada musim ini City yang sama pengucapannya dengan ‘Siti’ berhasil meraih gelar Liga Inggris.

Tidak hanya berhenti disitu, gelar liga yang mereka raih terasa spesial meski tanpa telur. Pasalnya prestasi mereka diiringi dengan beberapa rekor yang sebelumnya tak pernah terpecahkan. Salah satunya mereka membuat rekor poin terbanyak dalam satu musim.

Total mereka meraih 100 poin ketika musim 2017/2018 berakhir. Jumlahnya sangat identik dengan kuis yang dipandu Sony Tulung pada awal tahun 2000-an di Indosiar. Apakah hal tersebut merupakan suatu kebetulan atau kesengajaan? Jangan cari jawabannya di On The Spot Trans 7 karena tidak akan ada.

Selain itu City juga memecahkan rekor diantaranya selisih gol, jumlah kemenangan, dan selisih poin dengan peringkat kedua. Tidak sia-sia memang jika diingat kembali uang senilai ratusan juta euro yang digelontorkan untuk membeli sejumlah pemain.

Skuat City yang sepertinya sama sangarnya dengan Team Evil di film Shaolin Soccer, akhirnya bisa mendominasi kompetisi Liga Inggris yang (katanya) merupakan liga paling kompetitif di dunia.

Keberhasilan tersebut tentunya ingin dipertahankan oleh City dengan kembali meraih gelar liga di musim depan. Namun untuk musim depan sepertinya mereka tidak terlalu berfoya-foya macam Fredrich Yunadi yang minimal habiskan Rp 3 miliar sampai Rp 5 miliar acapkali ke luar negeri.

Walau skuat City pada saat ini dapat dikatakan hampir sama kuatnya dari lini belakang sampai depan, mereka juga tidak akan diam-diam saja sambil ‘ngopi’ pada bursa transfer musim ini. City dikatakan tetap akan mendatangkan beberapa pemain tambahan. Apalagi salah satu pemain senior mereka, Yaya Toure, juga dilepas.

https://twitter.com/Squawka/status/998460382392938500

Dengan gelontoran uang tak berseri, tentu bukan hal sulit untuk merekrut pemain baru. Namun hal tersebut bertolak belakang dengan keinginan manajemen klub yang mengatakan tidak akan gegabah dalam mengeluarkan uang untuk belanja pemain.

“Untuk dapat memperkuat skuat ini, kami harus belajar banyak dari masa lalu. Untuk saat ini kami punya skuat dengan kualitas sangat tinggi. Anda tidak bisa mendapat 100 poin tanpa skuat yang penuh pemain berkualitas, yang mana itu kami miliki. Tentunya kedatangan pemain baru akan bikin skuat makin oke,” ujar Presiden City, Khaldon Al Mubarak, dikutip dari Detik.

Seperti diketahui bahwa pada musim 2017/2018, City menghabiskan lebih dari 200 juta poundsterling untuk belanja pemain. Entah berapa ikat daun singkong yang bisa dibelanjakan ibu-ibu komplek dengan uang sebanyak itu.

Mubarak menambahkan bahwa belanja pemain di musim depan harus melalui perencanaan yang sangat matang. Kalau tidak matang, tentu rasanya asam macam mangga muda.

“Terserah caranya bagaimana, yang pasti keputusan itu harus diambil secara matang. Anda harus membeli pemain yang bakal memperkuat, menambah, dan membuat seru persaingan di dalam skuat – itu kuncinya,” tutupnya.

Main photo: The Sun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here