Duel papan atas Liga Primer menyajikan pertarungan yang sangat sengit. Pertemuan Leicester City dan Manchester United harus berkesudahan skor imbang 2-2.

Kedua tim saling serang dan saling mencetak gol. Meski sebenarnya MU-lah yang mencetak gol lebih banyak sampai tiga kali. Namun, salah satunya tercipta ke gawang sendiri.

Marcus Rashford membuka keunggulan buat MU dengan tendangan biasa-biasa saja usai menerima umpan tak sengaja sambil terjatuh Bruno Fernandes pada menit ke-23.

Delapan menit kemudian, Leicester mampu membalasnya lewat gol Harvey Barnes. Sebuah tendangan Swab Negatif dari luar kotak penalti mampu bersarang di gawang tiang dekat David De Gea.

De Gea tampak marah-marah menerima gol tersebut. Entah karena bek-beknya yang tidak mau menutup ruang tembak atau memang dianya saja yang payah bisa bobol dari sudut begitu.

Posisi De Gea memang terlalu ke tengah padahal gawang begitu lebar dan posisi tembak Barnes rada ke samping. Tapi ya sudahlah.

https://twitter.com/Zeewaloreal/status/1342961205019877377

Di babak kedua, Bruno Fernandes membuktikan diri bahwa dia mampu bikin gol selain lewat penalti. Ya selain penalti. Ingat itu, sobat.

Sebuah umpan terobosan dari Edinson Cavani bisa diselesaikan oleh Bruno pada menit ke-79. Fans MU sudah semi-semi geer bisa memenangkan laga ini sebelum tahu bahwa ada impostor di tim mereka.

Ya, dialah Axel Tuanzebe.

Tendangan Jamie Vardy sebenarnya bisa diblok Eric Baily. Namun bola mental mengenai Tuanzebe yang sedang berdiri asyik sekali. Tidak tahu apa-apa kedatangan bola dan malah memantul masuk ke gawang. Skor pun jadi seri 2-2, fans MU gagal berpesta di Boxing Day.

“Kecewa kami tidak menang hari ini karena memiliki banyak peluang dan kami bisa menyelesaikannya, tetapi mereka adalah tim yang berbahaya, gol dari Jamie Vardy menunjukkan kualitas,” kata Ole Solskjaer, yang dikutip dari BBC, dikutip lagi dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here