Manchester United sepertinya harus mulai memikirkan untuk ganti slogan GGMU atau Glory Glory Man United menjadi Garing Garing Man United. Gimana tidak garing, tiga pertandingan terakhirnya berakhir seri kacamata, 0-0.

Itu fans MU kasihan banget, belum berselebrasi apa-apa sejak minggu lalu. Tim lain biarpun kalah, masih ada sesekali selebrasi merayakan gol. Ini MU tiga kali main, seri 0-0 terus. Mulai dari lawan Real Sociedad, Chelsea, hingga Crystal Palace.

Lawan Sociedad dan Chelsea masih oke lah kalau seri 0-0. Terutama lawan Sociedad karena dipastikan lolos ke babak berikutnya di Liga Europa.

Namun lawan Palace yang di posisi 13, masak ikutan seri 0-0 juga. Ini pemainnya pada ngapain? Cuma main passing-passing-an saja macam SSB U-13?

Ya terserah apa kelakuan mereka lah. Yang jelas imbang tanpa gol ini sudah jadi tren baru bagi MU. Mungkin mereka ingin mencatat rekor pemegang seri 0-0 beruntun terbanyak di dunia sepanjang masa. Kalau perlu sampai akhir musim 0-0 terus.

Walau gagal mencetak gol dan menang, Ole Gunnar Solksjaer masih bersyukur timnya tidak mengalami kekalahan. Dia berterima kasih besar kepada kiper Dean Henderson yang melakukan penyelamatan gemilang.

Henderson menggagalkan peluang Patrick van Aanholt ang sudah berhadapan satu lawan satu. Bola bisa diselamatkan selangkangan Henderson.

“Dia menunjukan konsentrasi yang baik, reaksi yang baik dan mungkin menyelamatkan satu poin kami, sangat bagus,” ujarnya, dikutip Republika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here