Klub berinisial MU yang diketahui belakangan bernama Manchester United telah menaruh satu kakinya di final usai mengalahkan Celta Vigo 1-0 di semifinal leg pertama Liga Malam Jumat. Gol tunggal dicetak pemain ABG bernama Marcus Rashford.

MU memang sudah bisa dibilang satu kaki meski belum jejak-jejak amat, masih setengah mengambang. Skor 1-0 di kandang orang bisa dibilang cukup nyaman meski belum aman. Celta mesti menang dengan gol lebih dari satu jika mau lolos, mau sepuluh gol lebih bagus.

Kedua tim memang tak ada yang mau kebobolan sampai datanglah waktu yang ditunggu-tunggu, yakni menit ke-67. Tendangan bebas ciamik Rashford mampu meluncur ke gawang Sergio Alvarez tanpa bisa dihalaunya karena badannya yang kurang panjang.

Pelatih Jose Mourinho langsung memuji gol Rashford tersebut bahkan berani bilang kalau golnya bukan suatu kebetulan. Pemain berusia 19 tahun itu katanya sudah sering latihan tendangan bebas.

Rashford rupanya mengikuti les tambahan. Tentu bukan les matematika, bahasa Inggris, apalagi tari balet. Yang dia ikuti adalah les tendangan bebas.

Pemain berwajah ganteng moderat itu sengaja menambah waktu latihan untuk mengasah kemampuannya jadi penendang bola-bola mati. Kursusnya juga di tempat latihan, bukan di lembaga-lembaga bimbingan belajar yang saat ini lagi musim mau masuk perguruan tinggi negeri.

“Tendangan bebas itu soal kerja keras. Dia berlatih setiap hari setelah latihan resmi berakhir. Saat rekan-rekannya meninggalkan lokasi, dia tetap tinggal bersama saya dan asisten saya. Dia terus mengasah kemampuannya karena dia suka bekerja tambahan,” ujar Mou.

Menghadapi Celta dalam dua leg di Liga Europa memang bikin Mou berpikir keras sampai rambutnya ubanan. Pasalnya ada masalah cedera yang menimpa beberapa pemain salah satunya Zlatan Ibrahimovic, manusia setengah dewa asal Swedia.

Absennya Ibra juga membuat Rashford berperan mengambil tendangan bebas secara sukarela, tanpa dibayar. Titik tendangan bebas yang entah terletak di bujur dan lintang berapa itu, bukan posisi favoritnya Paul Pogba. Jadi, Rashford lah yang punya hak dan kewajiban tersebut.

“Posisinya bukan favorit Pogba. Itu merupakan tendangan bebas luar biasa karena bola mengalir sangat cepat. Kiper sempat bergerak tapi mustahil menepisnya karena kecepatan bola,” ujar Mourinho, tambahnya lagi, dikutip dari Manchesterevening.

Mungkin besok-besok dia bisa mengerjakan PR dan latihan sebagai bek tengah atau kiper, siapa tahu bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Main photo credit: The Guardian Nigeria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here